KSAD: Pembentukan Kodam di IKN Masih Terus Dikaji

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut jika akan mengkaji terkait perlunya pembentukan Kodam baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, turut dibentuk beberapa satuan yang akan memperkuat keamanan IKN.
"Nanti kedepan kita kaji lagi, sementara sudah ada Kodam VI/Mulawarman, menghandle di sana, nanti Kodim setingkat kota sudah kolonel, tapi dilihat bertahap kalau sudah betul-betul melaksanakan pemerintahan, kita berfikir apakah perlu diperlukan Kodam atau tidak,” kata Maruli usai acara Rapim TNI AD di Jakarta, Kamis (29/2).
Sementara ini, lanjut Maruli, pihaknya akan berfokus untuk mengamankan IKN sampai dengan pelaksanaan 17 Agustus dan setelahnya.
Baca Juga: Setelah vakum 28 Tahun, TNI AU Siap Dukung Penyelenggaraan Bali International Airshow 2024
“Karena kalau nanti juga setelah 17 Agustusan, apakah semua orang sudah di sana, terfokus, apakah fasilitas sudah cukup itu disesuaikan dengan perbandingan jumlah kita (personel AD) nantinya,” jelas Maruli.
Sedangkan untuk memenuhi perlengkapan personel demi menjaga keamanan di IKN akan dilakukan secara bertahap. Dalam rencana yang sudah direncanakan, Maruli menyebut terdapat 18 satuan yang akan pindah ke ibu kota baru.
“Kita akan lengkapi batalyon-batalyon yang sudah ada di sana,” sebut Maruli.
Baca Juga: Peringatkan Potensi Perang, Wamenhan: Prajurit TNI Harus Siap Siaga
Pada Rapim TNI AD tahun 2024 ini juga dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) ketahanan pangan dengan Kementerian Pertanian, serta PKS terkait dukungan prasarana listrik, telepon, gas dan air (LTGA) antara TNI Angkatan Darat dengan beberapa BUMN terkait.
Selain itu, Rapat Pimpinan juga menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian-capaian serta menetapkan langkah-langkah strategis ke depan guna meningkatkan efektivitas operasional TNI AD. (nhn)
Hankam

Tindaklanjuti Instruksi Presiden, TNI Kembali Kerahkan Tim Penyuluh Karhutla ke Sumatra dan Kalimantan
TNI mengerahkan 289 personel Seskoad ke Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan untuk memperkuat edukasi preventif dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































