Minggu, 14 April 2024

Peringatkan Potensi Perang, Wamenhan: Prajurit TNI Harus Siap Siaga

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M. Herindra mengingatkan bahwa perang dapat terjadi kapan pun, termasuk di masa damai.

Untuk itu, Indonesia harus selalu siap siaga sekaligus dengan cara meningkatkan kekuatan tempurnya, baik dari sisi alutsista maupun prajuritnya.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI AU 2024 di Puri Ardhya Garini, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (29/2).

Baca Juga: Inspiratif, Babinsa di Wonosobo Jadi Peternak Telur dan Lele

“Perang itu sebuah keniscayaan, kita sebagai seorang prajurit (TNI) harus siap siaga. Jangan sampai ada seorang tentara mengatakan bahwa tidak akan ada perang,” ujar dia.

Herindra pun kemudian menyoroti perang di antara Ukraina-Rusia yang sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun. Menurutnya, perang kedua negara itu merupakan bukti dan harus menjadi perhatian bahwa kekuatan maupun kesiapsiagaan militer sangatlah vital.

Baca Juga: Setelah vakum 28 Tahun, TNI AU Siap Dukung Penyelenggaraan Bali International Airshow 2024

“Perang itu dapat terjadi sewaktu-waktu dan itulah gunanya negara memiliki kekuatan. Buktinya di Eropa, saya sampaikan, disebut negara paling beradab, faktanya perang terjadi,” tuturnya.

Selain itu, posisi Indonesia yang strategis turut berpotensi terdampak jika terjadi perang di Pasifik. Sumber daya alam yang melimpah pun akan diincar oleh negara-negara yang berkonflik tersebut. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER