HANKAM

KSAD Maruli: Prajurit tidak Fokus Bertugas kalau Atap Rumahnya Bocor

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak saat meresmikan rusun prajurit di Yonpomad, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut prajuritnya terkadang tidak fokus bertugas jika atap rumah mereka bocor.

Hal ini dikatakannya menanggapi kebutuhan rumah prajurit saat meresmikan rusun prajurit di Yonpomad, Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

"Jadi kalau rumah kita nyaman, kita berangkat kerjanya juga enak. Kita semua tentara merasakan ini, berangkat dari rumah lagi fokus kerja atau anggota kita lagi di penugasan, kadang-kadang istrinya menghubungi atap rumah bocor," kata Maruli.

Baca Juga: HUT ke-71 JSDF, Menhan Apresiasi Profesionalisme Pasukan Bela Diri Jepang

Karena hal ini, kata Maruli pihaknya gencar melakukan pembangunan dan renovasi perumahan prajurit.

"Jadi kita yang membangun kira-kira 1.500-2.000 rumah setiap tahun. Dan kita juga sekarang punya proyek swakelola. Jadi dana langsung dikirim ke kesatuan-kesatuan yang bisa mengelola uang. Ini sudah tahun kedua saya mengurus ini," kata Maruli.

Lebih lanjut kata Maruli pihaknya juga tengah menggenjot terkait perumahan subsidi.

Baca Juga: 16 Perwira Kopassus Disambut, Raih Prestasi Gemilang untuk Korps Baret Merah

"Kita bangun. Jadi Angkatan Darat sekarang dalam proses membangun rumah 5.500 bersama dengan TWP dengan wilayah. Tapi saya jamin yang kita buat punya kualitas bagus, " jelas Maruli.

Sebelumnya saat memperingati HUT ke-80 Korps Infanteri TNI AD di Markas Pussenif, Bandung, Jawa Barat, Maruli juga mengungkapkan telah merenovasi lebih dari 5.000 unit rumah dinas yang berada di 400 Koramil di seluruh Indonesia. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.