KSAD Maruli Buka Suara Soal Film "Pesta Babi"

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak buka suara terkait film " Pesta Babi" yang tengah viral di masyarakat. Ia mempersilahkan orang untuk bebas berpendapat terkait film tersebut.
"Orang mempunyai pendapat, silakan saja. Tapi saya berani bilang bahwa banyak program TNI AD dan bukan untuk kepentingan TNI. Kami meyakinkan program itu berjalan, tidak ada yang tersakiti," kata Maruli kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (19/5).
Baca Juga: Wamenlu RI Dorong Penguatan UNCLOS melalui Kerja Sama Indonesia–Belanda
Lebih lanjut, Maruli memastikan bahwa kehadiran TNI AD di Papua untuk membantu masyarakat. Ia pun membeberkan beberapa program yang sudah berjalan, mulai dari pembangunan air bersih hingga sekolah.
"Masyarakat di sana ada yang tidak punya air bersih, proses pendidikan juga tidak berjalan. Kami justru hadir, dan banyak membantu mereka. Kami coba komunikasikan langsung dengan orang-orang di sana. Kelompok-kelompok masyarakat di daerah terpencil yang selama ini mengambil airnya ke sungai," kata Maruli.
Baca Juga: Tiap Tahun TNI AD Target Bentuk 150 Batalion Teritorial Pembangunan
Ia pun memastikan pengawasan dan pelarangan pemutaran film " Pesta Babi" adalah koordinasi dari Pemerintah Daerah (Pemda). Menurutnya Pemda melihat ada risiko potensi keributan dari pemutaran film tersebut.
"Coba saja ditanya yang jelas ya. Ada pembubaran karena koordinasi dari Pemerintah Daerah untuk keamanan wilayah. Itu tanggung jawab koordinator wilayah. Pejabat pemerintahan di sana menganggap ada risiko keributan. Jadi tidak ada instruksi langsung," tutup Maruli. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































