HANKAM

KSAD: Lumpur Banjir Sumatra Susah Dibersihkan Secara Manual Butuh Alat Berat

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Kegiatan Apel Gelar Alat Material Zeni (Almatzi) di Dermaga Satuan Angkutan Air Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1). (IDM/Faisal Ramadhan)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut endapan lumpur banjir Sumatra susah dibersihkan secara manual tapi membutuhkan alat berat.

Hal ini dikatakannya saat kegiatan Apel Gelar Alat Material Zeni (Almatzi) di Dermaga Satuan Angkutan Air Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (6/1).

Baca Juga: AS, Venezuela, dan Logika Melos: Ketika Kekuatan Menentukan Hukum

"Jadi berdasarkan hasil evaluasi kami setelah sampai di sana, lumpur-lumpur yang tinggi itu tidak bisa dilakukan secara manual. Jadi kalau dengan tenaga manusia mungkin akan sulit. Sehingga kita pikir harus pakai alat seperti dump truck, karena dibersihkan dari jalan langsung mepet ke rumah, dari rumah dibersihkan lagi mepet ke jalan. Jadi kita harus pakai dump truck," kata Maruli.

Lebih lanjut Maruli memastikan pihaknya akan terus komitmen membantu penanggulangan bencana di Sumatra dan mendukung tugas pemerintah secara tuntas.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Sulawesi Utara, TNI AD Kirim Personel Evakuasi 108 Warga

"Kami sampaikan ini akan sampai tuntas. Semua berjalan sesuai dengan rencana," tegas Maruli.

Untuk diketahui TNI AD sudah mengirimkan ratusan alat berat untuk bantu penanggulangan bencana di Sumatra. Pada Selasa (6/1), total ada 97 item alat berat yang dikirim berupa Excavator PC 200, Excavator Longarm, Buldozer, Dumptruck, Ran Tanki BBM, Ran Damkar, Ran Angpers. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.