HANKAM

KSAD Kepada Pangdam Hingga Babinsa: Segera Telusuri Sungai Besar dan Alirkan ke Lahan Persawahan

KSAD
KSAD saat meluncurkan program Kick Off 89 titik sumber air bersih di beberapa Kecamatan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Guna mendukung program pompanisasi Kementerian Pertanian, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meminta para Pangdam, Dandim hingga Babinsa segera menelusuri sungai-sungai besar khusus di Pulau Jawa yang menyimpan banyak air untuk dialirkan pada lahan persawahan.

"Tolong kepada Pangdam, Dandim, sampai Babinsa segera menelusuri sungai di wilayah masing masing yang tidak kering di saat musim kemarau," kata KSAD dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Untuk diketahui Kementerian Pertanian dan TNI AD sebelumnya telah menggelar penandatanganan kerja sama dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia.

Baca Juga: Wadan Kormar Tinjau Latihan Pratugas Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini 2024

Sebagai langkah awal, KSAD memerintahkan para Babinsa melakukan survei lapangan dengan mendatangi pemukiman warga dan mencari sebanyak mungkin informasi mengenai sungai deras. Jika dirasa cocok, maka sungai tersebut langsung dipasangi pipa untuk selanjutnya menggunakan pompa.

"Babinsa datang dan ngobrol dengan penduduk, setelah itu baru survei tempatnya. Segera cek sungai yang ada dan kalau memang kontur tanahnya menurun langsung saja pasang pipa," katanya.

Baca Juga: Eks Danjen Kopassus Resmi Jabat Pangdam IV/Diponegoro

Disisi lain, kata KSAD, Babinsa juga diharapkan mampu menentukan lokasi pengeboran sumur air bersih untuk dialirkan pada masyarakat di sekitarnya. Air bersih sangat diperlukan karena masih banyak masyarakat yang menggunakan air yang kurang memadai.

"Pompanisasi ini selaras dengan upaya kita untuk pengadaan air bersih bagi masyarakat. Kita pastikan akan langsung melakukan eksekusi dalam merealisasikan kebutuhan air," katanya. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.