KSAD Berikan Orasi Ilmiah di Universitas Pasundan

Bandung, IDM - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan orasi ilmiah yang mengambil tema “Mahasiswa dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa” di hadapan 3.700 mahasiswa baru Universitas Pasundan di Bandung, Jawa Barat, Senin (2/10).
Dudung mengatakan era disrupsi merupakan era di mana terjadi transformasi fundamental dari sistem tatanan yang ada menuju cara yang baru, serta ditandai dengan maraknya penggunaan teknologi sebagai platform utama yang membawa ciri-ciri perubahan sulit ditebak, ketidakpastian, kompleksitas dan ketidakjelasan. Hal ini perlu diwaspadai dan disikapi dengan bijak.
Baca Juga: Irjen TNI Letjen Marinir Suhartono, Eks Komandan Operasi Penumpasan Perompak Somalia
“Salah satu perubahan yang terjadi pada era disrupsi adalah perubahan generasi. Generasi saat ini (Generasi Z) cenderung aktif berinteraksi di dunia maya, penguasaan teknologinya tinggi, kritis, namun menginginkan sesuatu yang instan dan karakternya mudah menyerah. Berbeda dengan zaman dahulu yang semuanya membutuhkan kerja keras,“ terang Dudung.
Dudung menambahkan, saat ini pengguna internet di Indonesia sekitar 142 juta merupakan generasi Y dan generasi Z. Penggunaan media sosial oleh kedua generasi itu juga membawa kerawanan. Sebab, tak jarang media sosial digunakan sebagai salah satu sarana provokasi, penyebaran isu SARA, berita bohong/hoax dan ajang adu domba. Hal tersebut berbahaya bila tak diimbangi dengan budaya literasi yang memadai, karena dapat menimbulkan konflik komunal.
“Ini penting saya sampaikan kepada para mahasiswa, karena memang persatuan dan kesatuan tetap harus kita pelihara, agar kita tak terpecah belah. Melalui sejarah perjuangan bangsa, kita pahami bahwa bangsa ini berdiri berkat perjuangan. Kebhinekaan sebagai pondasinya, persatuan dan kesatuan sebagai tiangnya, dan NKRI sebagai atapnya,” imbuh Kasad, yang meyakini bahwa generasi muda adalah tumpuan harapan untuk memajukan Bangsa Indonesia ke depannya.
Baca Juga: Selamat, 4.694 Prajurit Kostrad Naik Pangkat Satu Tingkat Lebih Tinggi
Orasi Ilmiah ini sekaligus menjadi bagian dari sidang terbuka Senat Universitas Pasundan dalam rangka peresmian mahasiswa baru Universitas Pasundan dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2023/ 2024.
Pada kesempatan tersebut, Dudung juga menerima penghargaan Sinatria Abhitah Praditya (Ksatria yang Pemberani dan Cerdas) yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Pasundan Eddy Jusuf. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































