HANKAM

KRI Sultan Iskandar Muda Pimpin Latihan Manuver Armada PBB di Laut Mediterania

KRI Sultan Iskandar Muda
KRI Sultan Iskandar Muda-367 memimpin latihan manuver multinasional di Laut Mediterania, Selasa (26/8). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – KRI Sultan Iskandar Muda-367 memimpin latihan manuver sejumlah kapal perang yang tergabung dalam satuan tugas Maritime Task Force (MTF) Unifil di Laut Mediterania, Lebanon, Selasa (26/8).

Latihan terbagi dalam dua sesi, yakni maneuvering exercise (miscex) 831 untuk uji kemampuan mengubah formasi berlayar secara cepat dan terkoordinasi. Kemudian, advance maneuvering yaitu latihan manuver tingkat lanjut dengan skenario lebih kompleks.

Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah mengatakan, kepercayaan yang diberikan oleh MTF untuk memimpin latihan ini menjadi bukti TNI AL mampu menunjukkan profesionalitas di forum internasional.

Baca Juga: Etape Keempat Misi Kartika Jala Krida, KRI Bima Suci Singgah di Thailand

"Latihan manuver ini merupakan yang ketiga kalinya melibatkan KRI Sultan Iskandar Muda-367 sejak bergabung dengan MTF UNIFIL, pada Januari lalu," kata Annurullah, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Kamis (28/8).

"Kami bangga mendapat kepercayaan memimpin latihan manuver multinasional ini. Hal ini tidak hanya mengasah kemampuan awak kapal, tetapi juga memperkuat interoperabilitas dengan armada negara lain di bawah bendera PBB," sambungnya.

Dalam latihan tersebut, KRI Sultan Iskandar Muda-367 berlatih dengsn sejumlah kapal perang yang terdiri dari BNS Sangram F-113 (Bangladesh); FGS Brandenburg F-215 (Jerman); HS Adrias F-459 (Yunani); TCG Bafra F-505 (Turki); LNS Saida PB 6 (Lebanon); serta helikopter AS 565 MBe Panther HS-1306 milik TNI AL.

Baca Juga: 11 Pati TNI AD Ditugaskan di Luar Struktur TNI, Ini Nama-namanya

"Seluruh kapal melakukan formasi berlayar di tengah kondisi Laut Mediterania yang bergelombang dengan skenario menghadapi ancaman multidomain, yaitu ancaman dari laut, udara, dan permukaan secara bersamaan," jelas Annurullah.

Kemudian, helikopter HS-1306 yang dipiloti Mayor Laut (P) Arif Heri dan copilot Lettu Laut (P) M Langgeng Prakoso melaksanakan photo exercise, yaitu latihan pengambilan dokumentasi udara terhadap jalannya latihan manuver.

Adapun latihan dipimpin langsung oleh Komandan MTF Laksamana Muda Stephan Plath, didampingi Komandan Sektor Barat Brigjen Nicola Mandolesi (Italia), Komandan Sektor Timur Brigjen Fernando Ruiz Gomes, serta Kepala Staf MTF Kolonel Laut (P) Indra Dharma yang turut on board di kapal perang Jerman, FGS Brandenburg F-215.

Baca Juga: Babek TNI Bertransformasi Jadi Balog TNI, Dikepalai Pati Bintang Dua

KRI Sultan Iskandar Muda-367 membawa 120 prajurit TNI AL, meliputi 105 awak kapal dan membawa 15 personel pendukung yang terdiri dari pilot, teknisi mesin dan kru pesawat serta perwira kesehatan, intelijen, psikologi, penerangan hingga melibatkan personel dari Komando Pasukan Katak (Kopaska), dan penyelam.

Per Januari 2025, kapal yang tergabung dalam Satgas (MTF) TNI Konga XXVIII-P Unifil tersebut resmi menggantikan KRI Diponegoro-365 dari unsur Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O Unifil yang telah mencapai akhir penugasan, setelah 14 bulan menjadi pasukan penjaga perdamaian di Lebanon, sejak awal 2024 lalu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.