KRI Sultan Iskandar Muda-367 Cetak Prestasi Internasional dalam Evaluasi MTF Unifil

Jakarta, IDM – Satkor Koarmada II, KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367), kembali mencetak prestasi internasional.
Dalam pelaksanaan 2nd Trimester Evaluation Visit oleh evaluator dari Maritime Task Force (MTF) UNIFIL, KRI SIM-367 berhasil meraih nilai sempurna atas seluruh aspek operasional, logistik, dan kemampuan personel.
KRI SIM-367 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL tengah melaksanakan tugas di Area of Maritime Operation.
Baca Juga: 1.152 Calon Tamtama di Kodam XIII/Merdeka Lulus Menjadi Prajurit TNI AD
Evaluasi ini dilaksanakan secara menyeluruh dan langsung di atas kapal oleh tim yang dipimpin DMTFC COS Kolonel Laut (P) Indra Dharma.
Indra menuturkan evaluasi MTF UNIFIL dilakukan sebagai komitmen TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada II dalam menjaga standar tinggi pembinaan personel.
Adapun peninjauan meliputi kesiapan tempur, sistem komando dan kendali, kemampuan logistik, serta kualitas hidup prajurit di kapal.
Sebagai unsur di bawah jajaran Koarmada Il, keberhasilan KRI SIM-367 menjadi representasi nyata profesionalisme dan standar tinggi yang diterapkan oleh Koarmada Il dalam membina unsur operasionalnya.
Tim evaluator mengaku kagum atas kondisi kapal yang bersih, sistem yang berfungsi sempurna, serta profesionalisme seluruh prajurit.
Baca Juga: Hadapi Dinamika Tantangan yang Kompleks, Paspampres Resmikan Empat Satuan Baru
"Kapal ini seperti baru, semua sistem berjalan normal, dan kebersihannya luar biasa," puji Kolonel Indra Dharma, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (18/7).
Lebih lanjut, salah satu anggota tim evaluator menyebut KRI SIM-367 sebagai "The Most Capable Ship Among MTF Units", hal itu menegaskan posisi strategis Koarmada II dalam mendukung misi internasional di bawah naungan PBB.
Evaluasi ini juga mencakup konfigurasi heli, kemampuan self-sustainment, persyaratan medis, serta seluruh kompetensi personel sesuai Letter of Assist terbaru yang berlaku sejak 1 Desember 2022. (Ykb)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































