1.152 Calon Tamtama di Kodam XIII/Merdeka Lulus Menjadi Prajurit TNI AD

Jakarta, IDM – Sebanyak 1.152 Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2025 di Kodam XIII/Merdeka, dinyatakan lulus menjadi prajurit TNI AD.
Para cata PK ini nantinya berhak mengikuti pendidikan dasar militer di Lembaga Pendidikan Secata Rindam XIII/Merdeka.
Baca Juga: Hadapi Dinamika Tantangan yang Kompleks, Paspampres Resmikan Empat Satuan Baru
Dilansir dari keterangan Pendam XIII/Merdeka, Jumat (18/7) Aspers Kasdam XIII/Merdeka, Kolonel Arh Ardian Patria Chandra saat membacakan kelulusan mengatakan, dari total 1.655 peserta yang mengikuti tahapan akhir seleksi (pantukhir), hanya 1.152 peserta yang berhasil memenuhi seluruh persyaratan dan standar yang telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat.
“Seleksi ini bukan hanya untuk memilih yang terbaik secara fisik dan akademik, tetapi juga yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat bela negara yang tinggi,” kata Ardian.
Baca Juga: Panglima TNI: Indonesia-Pakistan Komitmen Percepat Implementasi Kerja Sama Pertahanan
Ia memastikan dengan selesainya proses seleksi ini, Kodam XIII/Merdeka telah turut serta dalam upaya pembangunan kekuatan personel TNI AD yang profesional, tangguh, dan siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































