KRI Semarang-594 Tiba di Nias, Salurkan Bantuan Kemanusiaan Pascabanjir

Jakarta, IDM – KRI Semarang-594 tiba di Nias, Sumatra Utara, untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang pada Kamis (4/12).
Kedatangan KRI Semarang-594 bersama para prajurit ini disambut Bupati Nias Yaatulo Gulo, Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Danlanal Nias Kolonel Laut (P) Lexy Effraim Dumais, beserta pejabat daerah Nias.
Baca Juga: Kepada 148 Perwira Lulusan Setukpa, KSAU Sampaikan Transformasi TNI AU
Melansir keterangan tertulis Dispenal, bantuan yang disalurkan memiliki berat total 192 kg. Bantuan ini terdiri dari berbagai bahan pokok hingga pakaian seperti beras, mie, minyak, susu, gula, sosis, baju anak, dan selimut.
Paket bantuan kemanusiaan itu selanjutnya dikirim menggunakan Heli Panther HS-1305, dengan titik distribusi di SDN 1 Mazo Nias. Jalur udara dipilih agar lebih tepat sasaran karena sulitnya akses darat.
Kehadiran para prajurit TNI AL di tengah situasi bencana alam ini diharapkan memberi rasa aman sekaligus mempertegas komitmen TNI AL untuk selalu hadir membantu rakyat. Sejalan dengan komitmen Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, TNI AL akan terus berupaya mengirim bantuan ke tempat-tempat terputus dan terisolasi akibat bencana alam. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































