KRI Selar-879 Disiagakan Bantu Masyarakat Terdampak Gempa di Sangihe-Talaud

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Laut menyiagakan kapal patroli cepat PC-40, KRI Selar-879, melaksanakan misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di wilayah Kepulauan Sangihe dan Talaud, Sulawesi Utara. KRI beroperasi sejak Rabu (10/6), melalui perintah Komandan Kodaeral (Dankodaeral) VIII Laksda Dery Triesananto Suhendi.
Pengerahan unsur TNI AL tersebut merupakan bentuk respons cepat dalam mendukung penanganan bencana serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.
Baca Juga: Tiga Pamen TNI AU Rampungkan Pendidikan Air Command and Staff College di Amerika Serikat
KRI Selar-879 membawa berbagai bantuan logistik, di antaranya bahan makanan, air bersih, obat-obatan, perlengkapan darurat, serta dukungan personel untuk membantu proses penyaluran bantuan dan penanganan warga terdampak.
Dankodaeral VIII menekankan bahwa pengerahan KRI Selar merupakan wujud komitmen TNI AL dalam melaksanakan tugas kemanusiaan dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Kehadiran KRI Selar -879 diharapkan mampu mempercepat distribusi bantuan ke daerah-daerah kepulauan yang sulit dijangkau, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pemulihan pascabencana,” kata Laksda Dery dalam keterangan pers, dikutip Senin (15/6).
Baca Juga: Indonesia-Jepang Mulai Bahas Transfer Kapal Perusak Asagiri untuk TNI
Melalui sinergi dengan berbagai pihak, TNI AL berkomitmen akan terus hadir untuk memberikan bantuan dan dukungan guna meringankan beban warga serta mempercepat pemulihan kondisi di Kepulauan Sangihe dan Talaud pascagempa.
Terbaru, gempa bumi bermagnitudo 3.5 masih mengguncang wilayah Tahuna, Kepulauan Sangihe, pada hari ini.
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































