HANKAM

KRI Keris-624 Hentakkan Meriam di Laut Bali Usai Kawal Kapal Perang Australia

Prajurit TNI AL
Prajurit TNI AL di atas KRI Keris-624 memberikan penghormatan saat mengawal pelintasan kapal amfibi Australia HMAS Choules di Laut Bali, Rabu (28/10). (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

Jakarta, IDM – Kapal perang KRI Keris-624 menembakkan sejumlah meriam di Perairan Laut Bali, Rabu (28/10). Latihan penembakan ini digelar usai kapal perang tersebut merampungkan pengawalan terhadap HMAS Choules (L100).

Kapal amfibi milik Angkatan Laut Australia itu sebelumnya melintas di perairan Indonesia setelah mengikuti latihan gabungan bersama Keris Woomera 2026. Latihan militer bilateral tersebut berlangsung pada 12-20 Oktober dengan rangkaian kegiatan mulai dari pendaratan amfibi di Pantai Banongan, Situbondo, hingga integrasi laut di Bali.

Baca Juga: Pemerintah Terus Laksanakan OMC di Papua Selatan untuk Kurangi Titik Api

Komandan KRI Keris-624 Letkol Laut (P) Romi Iskandar Hasibuan mengatakan, latihan tembak ini untuk menguji keandalan sistem persenjataan sekaligus mengukur kesiapan awak kapal di laut.

KRI Keris-624
KRI Keris-624 melepaskan tembakan meriam saat menggelar latihan tempur di Laut Bali. (Foto: Dok. Dispen Koarmada II)

"Pelaksanaan latihan menjadi sarana untuk meningkatkan profesionalisme, ketepatan, serta kemampuan personel dalam mengawaki persenjataan guna mendukung kesiapan tempur kapal," ujar Romi, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, Jumat (30/10).

Baca Juga: Sinergi TNI-Polri Kawal Penegakan Hukum Karhutla: 245 Orang dan 20 Korporasi jadi Tersangka

Dalam latihan tersebut, awak kapal menjajal daya gedor sejumlah jenis senjata di atas geladak. Mulai dari meriam utama kaliber 57 milimeter, meriam 40 milimeter, meriam 20 milimeter, hingga senjata serbu ringan M4 kaliber 5,56 milimeter.

Sebelumnya, KRI Keris-624 di bawah kendali operasi Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Koarmada II memang ditugaskan mengawasi pergerakan kapal asing yang melintasi yurisdiksi maritim Indonesia. Pengawalan ini merupakan prosedur rutin TNI AL untuk memastikan keamanan wilayah perairan nusantara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.