HANKAM

KRI Kakap Salurkan 755 Bantuan kepada Warga Korban Erupsi Gunung Ruang

Gunung Ruang
KRI Kakap-811 menyalurkan bantuan sosial dan mengevakuasi warga Tagulandang yang menjadi korban erupsi susulan Gunung Ruang, Sulawesi Utara, Kamis (2/5). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM – Unsur kapal perang dari Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VIII Manado, yakni KRI Kakap-811 membawa 755 bantuan sosial untuk warga yang terdampak erupsi susulan Gunung Ruang di Tagulandang, Sulawesi Utara, Kamis (2/5).

Ratusan bantuan sosial tersebut berupa bahan makanan yang berjumlah 420 kardus, mie instan 310 kardus, dan beras 25 karung. Bantuan diberangkatkan dari dermaga Beaching, Satuan Patroli (Satrol) Lantamal VIII Manado.

Baca Juga: Prabowo Terima Kunjungan KSAU, Ini yang Dibahas

Selain membawa ratusan bantuan sosial, KRI Kakap sampai saat ini sudah mengevakuasi sebanyak 488 warga yang menjadi korban terdampak erupsi susulan Gunung Ruang di Tagulandang.

Gunung Ruang
(Foto: Dok. Dispenal)

"KRI Kakap melaksanakan evakuasi sebanyak 488 warga yang terdiri dari 225 wanita, 151 pria, dan 112 anak," ujar Komandan KRI Kakap-811 Mayor Laut (P) Kukuh Dwiyanto, dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (3/5).

Sebelumnya, Badan Geologi mengatakan aktivitas vulkanik Gunung Ruang tergolong masih tinggi dan berbahaya. Oleh karena itu, perlu diwaspadai lontaran batu pijar dan awan panas (surge) yang masih berpotensi terjadi.

Gunung Ruang
(Foto: Dok. Dispenal)

Baca Juga: Jelang Latihan Satuan Dasar, Danmenkav 1 Marinir Cek Prajurit dan Material Tempur

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid melaporkan kegempaan per 2 Mei kemarin sampai pukul 09.00 WITA masih didominasi oleh tremor menerus. Tercatat empat kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa tektonik lokal, dan dua kali gempa tektonik jauh.

"Asap kawah teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi pada kisaran 300 sampai 500 meter dari puncak kawah," kata Wafid dalam keterangan tertulisnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.