KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 Ikuti Latma Cassoex di Australia

Jakarta, IDM - KRI Dorang-874 dan KRI Bawal-875 dari jajaran Koarmada III berlayar ke Australia untuk mengikuti latihan bersama (latma) Cassowary Exercise (Cassoex) dengan Royal Australian Navy (RAN), Sorong, Papua Barat, Sabtu (5/11).
Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Rudhi Aviantara, saat melepas kedua kapal perang tersebut menjelaskan Cassoex adalah program kerja sama latihan antara TNI AL dengan RAN yang rutin diselenggarakan dengan melibatkan unsur-unsur dari kedua negara.

"Kerja sama tersebut untuk menciptakan kawasan perairan yang terkendali serta membina kerja sama yang positif antara Indonesia dan Australia, khususnya TNI AL, dan RAN," ujar Rudhi dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Minggu (6/11).
Sebelum pelepasan Satgas tersebut, Komandan Satgas Cassoex 2022 Kolonel Laut (P) Yudhoko Timuryanto, melaksanakan laporan kesiapan pemberangkatan Satgas Cassoex 2022 kepada Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, diwakili Rudhi.
Baca: Antusiasme Warga Saksikan Static Show Pesawat Terbang TNI AU dan Negara Sahabat
Turut hadir dalam pelepasan Satgas Cassoex 2022 di Demaga Mako Koarmada III yaitu, pejabat utama, Komandan Satuan, dan Kepala Satuan Kerja Koarmada III. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































