HANKAM

KRI Bung Tomo-357 Berlayar di Laut Arab

KRI Bung Tomo-357 Berlayar di Laut Arab
KRI Bung Tomo-357 Berlayar di Laut Arab

Pakistan, IDM - Setelah melaksanakan harbour phase selama tiga hari dari tanggal 12 sampai dengan 14 Februari 2021 di Karachi Pakistan, kegiatan Multinational Exercise AMAN-21 dilanjutkan dengan kegiatan Sea Phase selama dua hari pada tanggal 15 dan 16 Februari 2021 di Laut Arab.

Kegiatan sea phase diikuti oleh 23 kapal perang terdiri dari 12 kapal perang Pakistan dan 11 kapal perang dari negara peserta salah satunya KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani Kolonel Laut (P) Rizky Prayudi dan dibawah pimpinan Kolonel Laut (P) Sirilus Arif Susbintoro, S.E., selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas).

KRI Bung Tomo-357 Berlayar di Laut Arab
Foto Dispen Koarmada I

Sejumlah peserta kapal perang peserta lainnya antara lain CNS Guiyang (DDG-119), CNS Zaozhuang (FFG-542), CNS Dongpinghu (AOR-960) dari China, JMSDF (DDG) dari Jepang, RFN Admiral Grigorovich, RFN Dmitriy Rogachov, RFN Rescue Tug SB-739 dari Rusia, SLNS Gajabahu dari Sri Lanka, HMS Montrose dari Inggris dan USS John Paul Jones (DDG-53) dari USA.

Dalam sea phase dilaksanakan berbagai serial latihan di antaranya, pembentukan formasi, RAS, demontrasi anti pembajakan kapal, penembakan RBU, penembakan sasaran permukaan (killer tomato), SAREX (latihan SAR), PHOTEX, SCREENEX. Latihan sea phase diakhiri dengan Passing dan penghormatan terhadap kapal markas pengenadali latihan Angkatan Laut Pakistan PNS Moawin A-39 onboard Kasal Pakistan.

KRI Bung Tomo-357 Berlayar di Laut Arab
Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M (Foto IDM/Rayi Gigih)

Dalam keterangannya di Mako Koarmada I Sabtu (20/02/21), Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K., S.E., M.M. mengatakan "KRI Bung Tomo-357 telah selesai melaksanakan Latihan Bersama Multinational Exercise AMAN-21 yang diadakan oleh Angkatan Laut Pakistan. Saat ini KRI Bung Tomo-357 tengah melakukan pelayaran kembali ke tanah air, namun sebelumnya akan sandar terlebih dahulu di Colombo, Sri Lanka guna melakukan bekal ulang"

"Latihan Bersama Multinational Exercise AMAN-21 yang diikuti oleh KRI Bung Tomo-357 merupakan salah satu kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., dalam penguatan diplomasi militer dan peningkatan kontribusi dalam memenangkan kepentingan nasional" tegasnya

"Selain itu dalam Latihan Bersama tersebut, TNI AL mengikutsertakan Kadet Akademi Angkatan Laut (Taruna AAL) tingkat akhir yang melaksanakan On Job Training (OJT) guna mempersiapkan para taruna dalam penugasan di lapanhan sebelum dilantik menjadi seorang perwira muda yang berpangkat Letnan Dua" Pungkas Pangkoarmada I

Diketahui sebelumnya, KRI TOM-357 tiba di Pakistan pada tanggal 11 Februari setelah dilepas di Jakarta International Container Terminal II (JICT) pada Jumat (29/01) untuk mengikuti Multinational Exercise AMAN-21 yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut Pakistan. Usai mengikuti Multinational Exercise AMAN-21, saat ini KRI Bung Tomo-357 berlayar kembali ke tanah air. (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.