HANKAM

KRI Bima Suci Singgah di Jakarta, Etape Kedua Pelayaran Kartika Jala Krida 2025

KRI Bima Suci.
KRI Bima Suci singgah di Jakarta, Minggu (3/8) dalam rangka pelayaran Kartika Jala Krida 2025. (Foto: Dok. Instagram @kri_bimasuci)

Jakarta, IDM – KRI Bima Suci singgah di Jakarta, sejak Minggu (3/8) dalam etape kedua pelayaran muhibah dan diplomasi Kartika Jala Krida (KJK) 2025.

"Jakarta merupakan kota pertama yang disinggahi KRI Bima Suci pascaberangkat dari Surabaya, Jumat (1/8)" ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul, dalam keterangannya, dikutip Senin (4/8).

Baca Juga: Audit Kinerja di Perbatasan, Itjen TNI Tinjau Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad

Kapal layar latih yang dipimpin Letkol Laut (P) Sugeng Hariyanto itu membawa 120 personel KRI Bima Suci, 97 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-72, dua taruna AAU, dan dua taruna Akademi Militer (Akmil).

Selama di Jakarta, KRI Bima Suci juga akan mengangkut para kadet asing yang mengikuti pelayaran Asean Plus Cadet Sail (APCS) 2025 ke Malaysia.

Adapun para peserta APCS 2025 terdiri dari kadet sejumlah negara Asean, seperti Brunei Darussalam, Filipina, Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, Thailand, Timor Leste, Vietnam, hingga negara sahabat meliputi Australia, Cina, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Pakistan, Rusia, Turki, dan Uni Emirat Arab.

"Keberadaan KRI Bima Suci di Jakarta juga akan digelar open ship yang dimulai dari 3-5 Agustus. Selanjutnya, akan berlayar menuju Padang pada 6 Agustus," ujar Tunggul.

Baca Juga: Panglima TNI: Keteladanan Marsma Fajar Adriyanto dalam Menjaga Langit Indonesia Akan Jadi Inspirasi

KRI Bima Suci dijadwalkan berlayar selama 60 hari, mulai 1 Agustus-30 September dengan jarak tempuh sejauh 6.895 mil laut.

Rute pelayaran KRI Bima Suci selama program Kartika Jala Krida 2025 dimulai dari Surabaya–Jakarta–Padang–Malaysia–Thailand–Brunei Darussalam–Tarakan–Makassar dan akan kembali lagi ke Surabaya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.