HANKAM

KRI Bima Suci Kunjungi Tanah Kelahirannya di Vigo, Spanyol

KRI Bima Suci
KRI Bima Suci yang membawa Satgas KJK 2023 mengunjungi Spanyol sebagai negara persinggahan terakhir dalam misi pelayaran diplomasi dan duta bangsa. (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - Satgas misi pelayaran diplomasi dan duta bangsa Kartika Jala Krida (KJK) 2023 mengunjungi Spanyol sebagai tujuan negara terakhir. KRI Bima Suci berlabuh di Kota Vigo yang merupakan tempat kelahiran kapal layar latih tiang tinggi itu.

Dubes RI LBBP Spanyol Muhammad Najib yang menyambut kedatangan KRI Bima Suci, juga berkesempatan berinteraksi sekaligus memberikan pembekalan kepada seluruh prajurit Satgas KJK 2023.

Najib menyampaikan kebanggaannya dapat menyambut kedatangan para taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) yang mengawaki "Floating Ambassador" KRI Bima Suci dalam menjalankan misi diplomasi dan duta bangsa Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Bakal Diperkuat Drone Anka, Kadispenau: TNI AU Bersiap, Salah Satunya Lewat Skadik 103

Terlebih, kata Najib, hal tersebut menjadi suatu momen yang bersejarah saat KRI Bima Suci kembali ke Kota Vigo, di mana kapal itu dibangun pada 2017 silam.

KRI Bima Suci
(Foto: Dok. Dispenal)

"Saya sangat bangga, marena mereka para prajurit pemberani serta memiliki jiwa NKRI yang tersemat di hatinya sehingga badai dan samudra yang luas tidak membuatnya gentar," ujar Najib dikutip dari keterangan Dispenal, Jumat (25/8).

KRI Bima Suci membawa 96 prajurit yang memulai pelayarannya sejak 2 April 2023 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada November 2023, pascamenempuh perjalanan sejauh 25.871 mil laut. Pelayaran ini akan berlangsung selama 214 hari.

Baca Juga: Tank Canggih M1A1 Abrams Tiba di Surabaya

Rute perjalanan meliputi berbagai tujuan penting di beberapa negara, seperti Surabaya–Batam–Kolombo (Srilanka)–Salalah (Oman)–Jeddah (Arab Saudi)–Alexandria (Mesir)–Algeir (Algeria)–Rouen (Prancis)–Brest (Prancis)–Den Helder (Belanda)–Hartlepool (Inggris)–Fredrikstad (Norwegia).

Lalu, Aberdeen (Skotlandia)–Lerwick (Skotlandia)–Arendal (Skotlandia)–Rostock (Jerman)–Vigo (Spanyol)–Tunis (Tunisia)–Port Said (Mesir)–Jeddah (Arab Saudi)–Muscat (Oman)–Kolombo (Srilanka)–Belawan, dan kembali ke Surabaya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.