HANKAM

KRI Banda Aceh Embarkasi Prajurit Pamtas RI-PNG untuk Latihan Prasatgas

prajurit
KRI Banda Aceh-593 embarkasi para prajurit prasatgas Pamtas RI-PNG Yonif untuk latihan di Batujajar, Bandung, Sabtu (13/4). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Usai mengangkut ratusan penumpang pada arus balik mudik lebaran, KRI Banda Aceh-593 turut melakukan embarkasi prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia-Papua Nugini untuk latihan prasatgas di Batujajar, Bandung.

Embarkasi para prajurit satgas dilakukan saat kapal perang amfibi atau Landing Platform Dock (LPD) itu mengangkut para penumpang arus mudik lebaran dari dermaga Koarmada II, Surabaya, Sabtu (13/4), menuju kembali ke Jakarta.

Sebelum embarkasi, prajurit yang akan mengikuti latihan prasatgas mendapat arahan dari Perwira Bantuan Operasional Pasmar 2 Mayor (Mar) Fernando Lumi terkait aturan lintas laut.

Baca Juga: Pengadaan 2 Scorpene Bisa Jadi Efek Getar dan Tingkatkan Efektivitas Operasi Maritim

"Selama lintas laut, ikuti aturan yang ditetapkan oleh KRI Banda Aceh. Selain itu dalam mendukung pelaksanaan latihan, jaga nama baik Korps Marinir dengan menjadi pelatih berkualitas militan dan profesional," ujarnya dikutip dari laman TNI AL, Senin (15/4).

Terpisah, Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 3 Marinir Letkol (Mar) Adid Kurniawan Wicaksono, menyampaikan embarkasi untuk mengikuti latihan di Batujajar tersebut merupakan kegiatan administrasi awal prajurit Yonif 3 Marinir.

Baca Juga: Panglima TNI Ganti Penyebutan KKB Jadi OPM, Pengamat: Tidak Berarti Apa-apa

"Embarkasi personel pendukung latihan prasatgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini tersebut merupakan kegiatan administrasi awal yang dilaksanakan prajurit Yonif 3 Marinir dalam mendukung latihan prasatgas," kata Adid.

Adapun latihan prasatgas sebagai persiapan prajurit Yonif 3 Marinir untuk penugasan di daerah rawan. Para prajurit dilatih menguasai medan tempur dengan mampu membaca dan menganalisa kontur tanah dan jalan-jalan pendekat dalam menentukan tindakan di lapangan. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.