HANKAM

KRI Albakora-867 Temukan Jenazah Baru Speed Boat Terbalik di Papua

evakuasi
Prajurit KRI Albakora-867 mengevakuasi satu jenazah korban speed boat terbalik di laut Papua. (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM - Prajurit TNI AL Koarmada III dari unsur KRI Albakora-867, kembali berhasil mengevakuasi satu orang jenazah yang diduga salah satu korban kecelakaan speed boat Jolor JT.

Speed boat tersebut merupakan rombongan prajurit TNI AD dari satuan Koramil 1709-05/Wertas yang tenggelam di sekitar perairan Serui, Membarano, Papua, Sabtu (7/1).

Sekitar pukul 10.30 WIT, KRI Albakora-867 mendapat informasi dari nelayan Pulau Kurudu, ada sesosok jenazah terdampar di Pantai Karudu. Diduga, jenazah itu salah satu anggota TNI AD bernama Serda Tomi Karter, rombongan Danramil 1709-05/Wertas.

Menindaklanjuti informasi tersebut, prajurit KRI Albakora-867 segera menuju, kemudian mendekat dan menurunkan sekoci untuk melakukan evakuasi terhadap mayat yang ditemukan.

evakuasi
(Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

"Setelah berhasil mengangkat mayat tersebut kemudian sekoci bergerak menuju KRI dan mengevakuasi di atas geladak KRI menuju Serui," kata Komandan KRI Albakora-867 Mayor Laut (P) Romi Iskandar Hasibuan dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Selasa (10/1).

Romi yang turut terlibat dalam pencarian korban, menegaskan dirinya bersama prajurit KRI Albakora-867 akan terus berupaya mencari korban yang belum ditemukan, dan berharap semoga korban bisa ditemukan dalam keadaan selamat.

"Kita tidak ingin berandai-andai, tentunya berharap korban lain bisa ditemukan dan selamat, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian," kata Romi.

Lebih jauh, Romi mengungkapkan, speed boat Jolor JT tenggelam akibat cuaca buruk. Ombak besar menghantam kapal hingga mengakibatkan kapal tenggelam. Hal itu berdasarkan informasi dari korban selamat.

"Dalam evakuasi hari kedua ini total sebanyak tiga orang yang meninggal, 10 orang selamat dan satu orang belum ditemukan sampai saat ini," ujarnya.

Baca: Kunjungi Provinsi Papua, KSAU Dampingi Kunker Panglima TNI dan Kapolri

Terpisah, Pangkoarmada IIl Laksamana Muda TNI Irvansyah menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan usaha yang dilakukan prajurit KRI Albakora-867 yang telah berusaha maksimal dalam kegiatan SAR gabungan tersebut.

"Di samping tuntutan tugas profesionalisme sebagai seorang prajurit TNI, diharapkan kepada seluruh prajurit Koarmada III agar selalu siap melaksanakan tugas misi kemanusiaan seperti ini, karena bantuan kita sangat berarti bagi masyarakat," kata Irvansyah. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.