Kostrad Tingkatkan Kemampuan Personel Hadapi Ancaman Ruang Siber

Jakarta, IDM – Untuk menjawab tantangan dan potensi ancaman ruang siber, Kostrad melaksanakan Penataran Siber Satuan Jajaran Kostrad.
Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak 17-23 Juni 2026 tersebut digelar di Markas Kostrad, Jakarta.
Baca Juga: TNI AD Kukuhkan 1.347 Prajurit Baru Korps Komunikasi dan Elektronika
Asintel Kaskostrad, Kolonel Inf Bachtiar Susanto, yang membacakan amanat Pangkostrad mengatakan, perkembangan teknologi telah menjadikan ruang siber sebagai domain strategis dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.
Oleh karena itu, lanjutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, serta mampu mendeteksi dan merespons ancaman digital menjadi kebutuhan yang sangat penting.
“Melalui penataran ini, para peserta dibekali kemampuan untuk memperkuat sistem pertahanan siber di satuan masing-masing, meningkatkan literasi digital, serta memiliki kemampuan deteksi dini terhadap berbagai isu, propaganda, hoaks, dan perang informasi yang berpotensi mengganggu pelaksanaan tugas,” tulis rilis Penerangan Kostrad dikutip, Rabu (24/6).
Baca Juga: TNI AD Kirim Mesin Bor Air, Pembangkit Listrik hingga Puluhan Alat Edukasi ke Papua
Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menanamkan budaya pengamanan informasi untuk mencegah kebocoran data dan memperkuat kesiapan operasional Kostrad.
“Diharapkan seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu, wawasan, dan keterampilan yang telah diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas di satuan masing-masing,” tutup Asintel Kaskostrad.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































