Kostrad Gencar Lakukan Program Ketahanan Pangan dari Jagung, Padi Hingga Gudang Ketahanan Pangan

Jakarta, IDM - Komando Cadangan Strategis (Kostrad) TNI AD gencar melakukan program ketahanan pangan. Terbaru, Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letjen TNI Maruli Simanjuntak melaksanakan panen jagung, penanaman simbolis padi Japonica Rice dan wijen serta peresmian mess dan gudang ketahanan pangan (Hanpangan) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Minggu, (12/3).
"TNI AD melalui satuan Kostrad dengan program pembinaan teritorialnya senantiasa berupaya ikut andil dalam mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Pemerintah. Program ketahanan pangan di Ciemas, Kabupaten Sukabumi ini merupakan salah satu contoh nyata implementasi dalam rangka ketahanan pangan yaitu meningkatkan hasil produksi pangan nasional berupa komoditi jagung yang baru saja kita panen," kata Pangkostrad.
Baca Juga: Jadi Warga Kehormatan Kopasgat TNI AU, Prabowo: Saya Akan Jaga Kehormatan Korps Baret Jingga
Ia pun berharap agar mess dan gudang serta fasilitas pendukung lainnya yang sudah dibangun ini dapat terus dipelihara
sehingga memiliki usia pakai yang lebih lama.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta mendukung secara langsung maupun tidak langsung dalam program ketahanan pangan Kostrad," kata Pangkostrad.
Ke depan, lanjutnya penganekaragaman tanaman pangan selain padi, harus dilakukan jika ketahanan pangan nasional tetap ingin dijaga. Beberapa pilihan tanaman yang bisa dikembangkan, di antaranya jagung, ubi kayu, ubi jalar, talas, wijen, kacang tanah, kedelai dan kacang hijau.
Baca Juga: Gelar Latgakkumla, Danpuslatopsla Bahas Hukum dan Konflik Laut Cina Selatan
Menyambut program ini, Bupati Sukabumi yang diwakili Wakil Bupati Iyos Somantri menyampaikan apresiasi kepada Pangkostrad beserta jajaran atas program pertanian jagung yang memajukan petani Desa Ciemas.
" Kami merasa bangga dan berterima kasih atas program Pangkrostrad ini yang bisa meningkatkan harkat martabat dan tarap hidup masyrakat Desa Ciemas," katanya. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































