Korps Wanita TNI AL Terima Pembekalan tentang Kesetaraan Gender dari PBB

Jakarta, IDM – Sejumlah prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Laut (Kowal) yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XVIII-P/UNIFIL menerima pembekalan tentang 'gender equity and equality' oleh tim khusus Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) di Perairan Lebanon, Selasa (11/2).
Mengutip keterangan Dispenal pada Rabu (12/2), pembekalan yang digelar secara daring di KRI Sultan Iskandar Muda-367 itu dipandu oleh Rana Rahal selaku Gender Affairs Officer of UNIFIL Gender Advisory Unit/HoM FC Section.
Baca Juga: Berkunjung ke Kemlu, Danguspurla Koarmada II Bahas Latihan MNEK 2025 Bali
Pada kesempatan tersebut, PBB menekankan peran penting para personel Kowal sebagai bagian dari women peacekeepers dalam menjaga keamanan wilayah rawan konflik yang ditugaskan kepada kontingen Garuda, baik dalam pencegahan dan penyelesaian konflik; negosiasi, pembangunan dan pemeliharaan perdamaian serta respons kemanusiaan dan rekonstruksi pascakonflik.
Selain itu, Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P/UNIFIL, Letkol Laut (P) Anugerah menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pentingnya keterlibatan perempuan dalam upaya pemeliharaan keamanan serta mempromosikan perdamaian.
“Kegiatan pembekalan yang disampaikan oleh tim khusus PBB ini dapat menambah pengetahuan bagi para prajurit khususnya Kowal yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XVIII-P/UNIFIL," kata Anugerah.
Baca Juga: Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang Tersisa 5 Km
"Mengenai norma dan standar internasional yang ditetapkan guna mempromosikan perlindungan perempuan selama konflik bersenjata dan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan perdamaian dan keamanan,” sambungnya.
Selain diikuti oleh Satgas MTF TNI Konga XVIII-P/UNIFIL, kegiatan ini juga diikuti oleh women peacekeeper dari perwakilan berbagai perwakilan negara dalam UNIFIL seperti China; India; Bangladesh; German; Prancis hingga Turki. (un)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































