Korps Marinir Terima Mobile Field Hospital, Akan Perkuat Yonkes 1 Mar

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Nur Alamsyah menerima penyerahan mobile field hospital atau rumah sakit lapangan dari Badan Pembekalan TNI, Jakarta, Rabu (18/10).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (19/10), rumah sakit lapangan produksi PT Ranaya Fazza Utama ini dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruangan administrasi dan farmasi, Intensive Care Unit (ICU).
Baca Juga: Komandan Lanudal Juanda Bikin Simulator Pesawat untuk Siswa Sekolah Penerbang TNI AL
Lalu, terdapat lab dan radiologi, ruangan rawat inap laki-laki dan perempuan, ruang operasi, ruang Centrang Sterile Supply Departement (CSSD), ruang OT container.

Selain itu, rumah sakit lapangan Marinir ini dilengkapi dengan beberapa kendaraan lapangan, yaitu military logistic truck, military ambulance transport, military ambulance medic, military water tank, military sanitary truck, military genset truck.
Kemudian, military towing truck, military harvesting generator truck, military IPAL system, dan military OT shelter truck.
Baca Juga: Tim Gabungan TNI Evakuasi 21 Masyarakat dari KST Papua di Kali Ei
Rumah sakit lapangan Marinir serta beberapa sarana dan prasarana ini nantinya bersifat mobile sehingga mudah digelar dan digerakkan dalam waktu yang relatif cepat untuk membantu penanganan pasien di daerah bencana atau dalam kondisi darurat.
Material ini bakal memperkuat Batalyon Kesehatan (Yonkes) 1 Marinir yang berada dibawah jajaran Pasmar 1. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































