HANKAM

Korps Marinir Akan Terlibat 2 Latihan Bersama dengan Amerika Serikat

Wadankormar
Wadankormar terima paparan kesiapan sejumlah latihan bersama yang akan dijalani Korps Marinir, Sidoarjo, Rabu (12/6). (Foto: Dok. Dispen Kormar)

Jakarta, IDM - Korps Marinir TNI AL akan mengikuti sejumlah latihan bersama dengan Pasukan Ekspedisi Marinir I (USMC I MEF) dan Komando Operasi Khusus Pasifik Amerika Serikat (US Socpac).

Wakil Komandan Korps Marinir (Wadankormar) Brigjen (Mar) Suherlan memimpin rapat rencana latihan bersama Platoon Exchange (Platex), Joint Combine Exchange Training (JCET) Silent Iron, dan pemantapan jabatan Korps Marinir, Sidoarjo, Rabu (12/6).

Dalam rapat tersebut, Suherlan menerima paparan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 1 Marinir Letkol (Mar) Roni Saputra tentang kesiapan latihan bersama Platex antara Korps Marinir dan Pasukan Ekspedisi Marinir I Amerika Serikat.

Baca Juga: Pangkogabwilhan III Saat Tinjau Situasi Homeyo: Situasi Aman Beri Warga Semangat untuk Beraktivitas

"Latihan bersama bilateral ini merupakan bagian dari kegiatan kerjasama militer antara negara Indonesia dan Amerika Serikat," ujar Roni dalam paparannya, dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (13/6).

Suherlan juga menerima paparan kesiapan latihan bersama JCET Silent Iron dari Perwira Staf Operasi Detasemen Jalamangkara (Pasops Denjaka) Letkol (Mar) Suherman. Rencananya, latihan tersebut akan dilaksanakan antara Korps Marinir TNI AL dan Komando Operasi Khusus Pasifik Amerika Serikat.

Marinir
(Foto: Dok. Dispen Kormar)

"Latihan JCET Silent Iron bersama US Socpac bertujuan meningkatkan kerja sama antarmedua Satuan sekaligus profesionalisme prajurit saat dihadapkan dengan tuntutan tugas," jelas Suherman.

Baca Juga: TNI AD Ingatkan Fenomena Pemanasan Suhu Muka Laut di Wonogiri

Selain dua latihan bersama dengan Amerika Serikat, Korps Marinir TNI AL juga akan mengelar latihan pemantapan jabatan. Pasops Komando Latihan Marinir (Kolatmar) Letkol (Mar) Bondan Wahyu memaparkan kesiapan latihan tersebut di hadapan Suherlan.

"Latihan ini bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan bidang keterampilan dan pengetahuan sesuai jabatan tugas dan fungsi dalam organisasi tempur satuan," kata Bondan.

Dalam arahannya, Suherlan menyampaikan agar tetap berhati hati dan selalu waspada dalam penyelenggaraan latihan.

Baca Juga: Aksi Personel Lanud SMH Palembang Jaga Kedaulatan Indonesia dalam Simulasi Force Down Pesawat Asing

"Untuk hal teknis saya percayakan kepada pihak penyelenggara, akan tetapi yang sifatnya informasi tentang daerah latihan ataupun yang bersifat rahasia agar tetap dijaga," ucap Suherlan.

"Saya juga berharap, latihan ini dapat meningkatkan kerjasama antara Korps Marinir TNI AL dengan negara lain," tandasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.