Korem 143/HO Tinjau Proses Penjahitan Bendera Sepanjang 17 Km

Kendari, IDM – Korem 143/HO bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara meninjau pekerjaan bendera merah putih sepanjang 17 km yang nantinya akan dibentangkan pada saat peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-78 di kota Kendari.
Plh Kapenrem 143/HO Lettu Inf Rusmin Ismail mengatakan bahwa bendera tersebut dikerjakan oleh siswa-siswi SMKN 3 Kendari dan SMKN 4 Kendari.
Baca Juga: Jelang Latihan Gabungan di ASEAN, Mabes TNI-Basarnas Tinjau Lokasi di Natuna
“Seperti kita ketahui SMKN 3 Kendari dan SMKN 4 Kendari diberi kepercayaan mewakili sekolah sekota yang ada di Kendari untuk menjahit bendera yang akan dikibarkan pada saat momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-78 di Kota Kendari,” terang Rusmin.
Pengerjaan bendera ini dipusatkan di dua sekolah, yaitu SMKN 3 dan SMKN 4 Kendari yang juga dibantu oleh beberapa sekolah lainnya SMKN 1 Kolaka, SMKN 1 Unaaha, dan SMKN 1 Baubau yang bertujuan menanamkan rasa nasionalisme kepada setiap siswa-siswi sekolah.
Sementara itu salah seorang siswi SMKN 4 Kendari yang turut terlibat dalam pekerjaan penjahitan bendera merah putih ini menyampaikan rasa bangganya karena bisa berpartisipasi dalam proses menjahit bendera merah putih.
Baca Juga: Pangkoopsudnas: Misi Demo Udara 17 Agustus Merupakan Kebanggaan Bagi TNI AU
“Saya merasa bangga bisa menjahit bendera merah putih sepanjang 17 km karena baru pertama kali ini saya menjahit bendera sepanjang ini dan saya juga merasa senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini karena tidak semua orang bisa berkesempatan menjahit bendera merah putih sepanjang dan sebesar ini,” katanya.
Nantinya, selain pembentangan bendera merah putih sepanjang 17 km turut dilaksanakan juga pembentangan bendera merah putih sepanjang 78 m di Pantai Toronipa yang nantinya akan di bentangkan oleh anak anak sekolah yang ada di kota Kendari. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































