Koramil Nusa Penida Bantu Evakuasi WNA yang Tergelincir di Pantai Atuh

Jakarta, IDM – Koramil 1610-04/Nusa Penida membantu evakuasi Warga Negara Asing (WNA) yang tergelincir di obyek wisata Pantai Atuh, Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Bali, beberapa waktu lalu.
Bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari tim Rescue Unit Siaga Nusa Penida, tim medis Klinik Nusa Medika hingga Polsek Nusa Penida, Koramil 1610-04/Nusa Penida mengevakuasi Annette Watson seorang perempuan yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: TNI Tangkap 2 WNA Masuk Indonesia Lewat Jalur Ilegal
Melansir keterangan tertulis Kodam IX/Udayana, Kamis (30/10), Serka Komang Sueina anggota Koramil 1610-04/Nusa Penida menyampaikan bahwa Watson tergelincir sekitar pukul 14.10 WITA. Setelah menerima info terjadinya musibah tersebut, pihaknya bersama tim SAR gabungan langsung menuju lokasi untuk melaksanakan evakuasi.
Baca Juga: Warga Sambut Kehadiran Markas Kopassus Baru di Konawe Selatan
"Proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Untuk WNA yang tergelincir langsung dirujuk ke Klinik Nusa Medical," imbuhnya, seraya menambahkan bahwa korban mengalami luka dan nyeri di lengan bagian kiri. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































