Kopda Dian Wahyu Saputro Lumpuhkan Kelompok OPM, Diganjar Penghargaan Tinggi

Jakarta, IDM – Kopral Dua (Kopda) Dian Wahyu Saputro mendapatkan penghargaan dari Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dalam melaksanakan tugas operasi yaitu melumpuhkan kelompok OPM Kodap XV/NK di wilayah Kiwirok, 19 Oktober 2025.
Dilansir dari keterangan Penyonif 753/AVT, Selasa (21/7), penghargaan tersebut diterima langsung oleh Danyonif 753/AVT, Letkol Inf Ahmad Albar.
Pangdam pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi, keberanian, serta profesionalisme yang ditunjukkan para prajurit di medan tugas.
“Saya bangga dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada prajurit yang telah berhasil menggagalkan aksi kelompok bersenjata. Ini bukti bahwa TNI hadir untuk melindungi masyarakat dan menjaga kedaulatan NKRI,” tegas Pangdam.
Baca Juga: Awali Pitch Black 2026, Penerbang TNI AU Jalani DBFM dengan Angkatan Udara Singapura dan Jepang
Lebih lanjut Pangdam berpesan agar keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan soliditas satuan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua.
Kegiatan ditutup dengan pemberian piagam penghargaan dan tali asih kepada prajurit berprestasi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Asisten Pangdam, Danyonif dan Dandim beserta jajarannya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































