Kopassus Resmikan Satuan Baru, Ada 23 Batalyon serta 6 Detasemen Anti Teror

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) meresmikan satuan baru dan melantik beberapa pejabat baru.
Dilansir dari keterangan Penkopassus, Rabu (17/9) Panglima Kopassus (Pangkopassus) Letnan Jenderal TNI Djon Afriandi yang memimpin upacara peresmian mengatakan pembentukan satuan ini merupakan bagian dari validasi organisasi untuk memperkuat struktur dan meningkatkan kesiapan operasional Kopassus.
Baca Juga: Kodiklatau Cetak Perwira TNI AU Profesional di Bidang Hukum Dirgantara
"Tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka tanpa tentara yang tangguh dan kuat. Validasi ini adalah bagian dari transformasi Kopassus menuju kekuatan pertahanan yang modern, adaptif, dan profesional yang hanya memiliki satu kepentingan, yaitu kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Djon.
Validasi satuan baru ini mencakup pembentukan satuan-satuan yang strategis diantaranya, Satuan Dukungan Administrasi (Satdukmin) yang dipimpin oleh Letkol Inf Andi Yuliazi sebagai Dansatdukmin,
Satuan Dukungan Logistik (Satduklog) yang dipimpin oleh Letkol Cek Hinsa Panusunan Silaen sebagai Dansatduklog.
Resimen Latihan Pertempuran dan Perjuangan (Menlatpurjuang) yang dipimpin oleh Letkol Inf Dhanang Agus Setiawan.
Baca Juga: Perkuat Kemitraan, TNI AU dan RSAF Gelar Latihan Bersama Manyar Indopura ke-20
Satuan Siber (Satsiber) dipimpin Mayor Cke Andri Danis. Detasemen Polisi Militer (Denpom) yang dipimpin oleh Mayor Cpm Andri Prasetyo.
Kemudian ada 23 Batalyon dalam Grup jajaran Kopassus, serta 6 Detasemen Anti Teror yang merupakan bagian dari Grup jajaran Kopassus dan tersebar di lima pulau besar di Indonesia, yang bertujuan mempercepat respons terhadap ancaman militer maupun non-militer secara lebih efektif dan terintegrasi. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































