Kopaska Latih 10 Materi Kemampuan Aspek Laut kepada Taipur Kostrad

Jakarta, IDM – Komando Pasukan Katak (Kopaska) akan melatih prajurit intai tempur (Taipur) dari Komando Cadangan Strategis (Kostrad) dengan kemampuan aspek laut, selama 42 hari ke depan.
Latihan pembentukan intai tempur aspek laut tersebut resmi dibuka oleh Komandan Pusat Komando Pasukan Katak (Danpuskopasa) Laksamana Pertama Baroyo Eko Basuki di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/7).

Pada kesempatan tersebut, Baroyo mengungkapkan latihan tersebut bukan merupakan hal baru di lingkungan TNI AL, khususnya di Kopaska.
Baca Juga: Jajal Kecanggihan Pesawat Tempur Rafale, Pangkoopsudnas Terbang Backseat Bersama Pilot FASF
Latihan yang sebelumnya dilakukan di Satuan Kopaska Koarmada I telah diikuti oleh Taipur I sampai dengan IX, saat ini dilaksanakan di Puskopaska TNI AL untuk Taipur X.
"Latihan ini bertujuan membekali prajurit intai tempur Kostrad dengan materi kemampuan aspek laut," ungkap Baroyo, dikutip dari keterangan Puskopaska TNI AL di Jakarta, Jumat (26/7).

Dia melanjutkan, latihan pembentukan intai tempur kemampuan aspek laut ini terdiri dari 10 materi yang akan dilatihkan kepada Taipur Kostrad, yaitu renang selat, selam laut, renang malam, cast and recovery.
Baca Juga: Pasukan Elite Denjaka Latihan Bareng Amerika di Kepulauan Seribu
Kemudian, penerjunan dari helikopter ke laut (heli water jump), materi terjun laut, navigasi laut, mengemudi perahu karet, renang rintis, dan perimeter pantai.
"Materi-materi latihan ini diharapkan mampu mendukung operasi Kostrad ke depanya," pungkas Baroyo. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































