Kopasgat Gelar Latihan Trisula Perkasa untuk Tingkatkan Kemampuan Operasi

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Marsda TNI Deny Musi mengatakan, Latihan Trisula Perkasa merupakan latihan puncak Kopasgat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan operasi Kopasgat dalam menghadapi serta mendukung tugas-tugas pokok TNI dan secara khusus TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Hal tersebut disampaikan Dankopasgat dalam sambutannya saat memimpin upacara pembukaan Latihan Trisula Perkasa Kopasgat Tahun 2025 di Mako Kopasgat, Margahayu, Bandung, Selasa (3/6).
Baca Juga: Merajut Kebersamaan di Momentum HUT ke-58 Yonif 411 Pandawa Kostrad
“Dalam pelaksanaannya, latihan ini akan dikombinasikan dengan latihan Sikatan Daya dari Komando Operasi Udara (Koopsud) II, yang diawali dengan gladi posko mulai 3 hingga 4 Juni 2025 berpusat di Bandung dan diikuti oleh masing-masing satuan secara daring,” tulis Penerangan Kopasgat dikutip dari keterangan foto dalam Instagram @kopasgat_tniau, Rabu (4/6).

Tahapan latihan kemudian dilanjutkan dengan gladi lapangan yang akan digelar pada 19 hingga 23 Juni 2025 di Air Weapon Range (AWR) Dwi Harmono Maluka Baulin serta Lanud Sjamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dan akan diikuti oleh ratusan prajurit Kopasgat. Selama latihan, mereka akan menunjukkan beragam kemampuan tempur dengan seluruh alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki.
Baca Juga: TNI AL Bahas Kelanjutan Rencana Pembentukan Kodamar
Pada dasarnya, pelaksanaan Latihan Trisula Perkasa merupakan manifestasi dari hasil pembinaan yang telah dilakukan oleh Kopasgat selama ini, sekaligus menjadi wujud pertanggungjawaban Kopasgat kepada TNI AU di bidang pembinaan.
Dankopasgat berpesan agar para prajurit yang ambil bagian dalam latihan ini dapat terus memperhatikan keamanan serta keselamatan kerja. “Laksanakan latihan ini dengan penuh semangat disertai kesungguhan, disiplin yang tinggi serta penuh rasa tanggung jawab. Berdayakan sumber daya yang tersedia secara maksimal, sehingga dapat mencapai tujuan dan sasaran latihan yang efektif dan efisien,” pungkas Marsda TNI Deni. (yas)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































