HANKAM

Koops TNI Habema Koordinasi dengan Polri Kejar OPM Penembak ASN di Yahukimo

Ilustrasi Koops TNI Habema
Ilustrasi Koops TNI Habema. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri untuk mengejar anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang menembak aparatur sipil negara (ASN), Yones Yohame (35).

Yones tewas ditembak anggota OPM Kodap XVI/Yahukimo di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (21/4) malam WIT.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) Wirya Arthadiguna mengatakan bahwa TNI mengecam penembakan tersebut dan akan mengambil langkah lanjutan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Antisipasi Dinamika Geopolitik Global, Bahas Strategi Pertahanan Nasional

“Koops TNI Habema akan berkoordinasi dengan Polri dan melakukan pengejaran terhadap kelompok OPM yang terlibat dalam penembakan ini,” kata Wirya dalam keterangan pers, dikutip Kamis (23/4).

Penembakan terjadi di Kompleks Perumahan Eselon III, Selasa, sekitar pukul 20.20 WIT. Korban ditembak saat berada di depan tempat tinggalnya. Akibatnya, Yones mengalami luka tembak di dada kanan.

Yones sempat dilarikan ke RSUD Dekai, tetapi dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 22.00 WIT.

Baca Juga: Menhan Sjafrie Tinjau Yon TP di Garut dan Indramayu

Wirya mengatakan, saat ini, aparat gabungan TNI-Polri tengah mengejar pelaku diduga melarikan diri ke wilayah hutan.

“Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, sembari memastikan pengamanan di Papua Pegunungan terus diperkuat,” tutur Wirya.

Koops TNI Habema menyatakan, insiden tersebut menambah daftar panjang kekejaman OPM yang menyasar warga sipil di wilayah Papua Pegunungan, termasuk terhadap aparatur sipil negara, tenaga kesehatan, guru, dan pekerja pendatang di sejumlah wilayah. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.