Koops TNI Habema Buru OPM Penembak Tiga ASN di Jayawijaya

Jakarta, IDM – TNI melalui Komando Operasi (Koops) TNI Habema memburu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang menembak tiga aparatur sipil negara (ASN) hingga tewas di Jayawijaya.
Diketahui, tiga ASN tersebut merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya yang ditembak OPM di Distrik Muliama, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9).
Baca Juga: Personel Jepang dan Satgas Udara TNI Samakan Persepsi Sebelum Helikopter Chinook Padamkan Karhutla
Koops TNI Habema kini bersama aparat terkait mengamankan wilayah, mendalami kronologi serta mengejar para pelaku untuk mendukung proses penegakan hukum dan mencegah terulangnya aksi kekerasan.
"Kami prihatin atas kejadian yang menimpa tiga petugas pemerintah. Mereka hadir untuk melayani masyarakat dan seharusnya dapat menjalankan tugas dengan aman. Kami akan terus berkoordinasi untuk mengungkap kejadian ini, mengejar para pelaku, dan menjaga masyarakat tetap terlindungi,” kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol (Inf) M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, dikutip Senin (14/9).
Wirya mengatakan, seluruh langkah pengamanan dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan sesuai ketentuan hukum dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sipil.
Baca Juga: Asrama Kebakaran, Sembilan Keluarga TNI AD Dapat Bantuan dari Polda NTT
Koops TNI Habema juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.
“Bagi Koops TNI Habema, keamanan bukan tujuan akhir. Keamanan adalah ruang agar petugas dapat melayani, guru dapat mengajar, tenaga kesehatan dapat bekerja, masyarakat dapat beraktivitas, dan anak-anak Papua tetap dapat mengejar masa depannya,” tutur Wirya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































