Koops Habema Gelar Komsos di Distrik Aifat Selatan

Jakarta, IDM – Satuan Koops Habema kembali melaksanakan komunikasi sosial. Kali ini giliran Satgas Yonif Para Raider 501 memberikan paket sembako untuk warga Kampung Sorry, Distrik Aifat Selatan, Selasa (29/10) di tengah tugas operasi pengamanan perbatasan RI-PNG.
Dalam penekanannya kepada personel Satgas, Komandan Satgas Yonif 501 Kostrad, Letkol Inf Yakhya Wisnu Arianto, menyampaikan pentingnya perhatian Satgas kepada kebutuhan dasar masyarakat di sekitar Pos.
Baca Juga: Perkuat Pertahanan, Pangdam Cendrawasih Resmikan Makorem Baru di Papua
Oleh sebab itu, sejak penugasannya di Papua, para prajurit TNI berusaha memanfaatkan waktu penugasan dengan sekaligus melaksanakan kegiatan-kegiatan teritorial yang bertujuan membantu kesulitan masyarakat di sekitarnya.
Pada hari Selasa tersebut, Satgas Yonif 501 menerima beberapa warga Kampung Sorry di Pos dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos).
Sambil melaksanakan tugas pengamanan, para prajurit Yonif 501 berinteraksi dan berkomunikasi dengan para warga yang berkunjung tersebut. Ketika interaksi berlangsung, para Prajurit berbagi kasih dengan menyerahkan bantuan paket sembako kepada para warga.
Baca Juga: Prajurit KRI Panah-626 Latih Kemampuan Menembak saat Tugas Operasi
Atas inisiatif tersebut, Panglima Habema Brigjen TNI Lucky Avianto mengatakan jika kegiatan pembagian sembako dapat membantu masyarakat Papua untuk memenuhi kebutuhan dasar.
“Selain itu, guna mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua”, terangnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































