Kontingen Garuda Raih Kemenangan di Turnamen Tenis Meja Terbuka UNIFIL

Jakarta, IDM - Torehan prestasi diukir tim tenis meja satuan tugas (Satgas) TNI Kontingen Garuda di turnamen tenis meja tebuka antar kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan, Jumat (23/6).
Melansir keterangan dari Puspen TNI, Rabu (28/6) kontingen Garuda berhasil meraih 1 medali emas dari nomor Tunggal Putra yang dimainkan Pratu Equwin Vinsenius dan 3 medali perak yang diraih Ganda Putra Kopda Setyo Asmoro dan Kopda Ardi Purnomo.
Baca Juga: Prajurit Rindam XVII/Cenderawasih “Serbu” Pasar di Papua, Ada Apa?
Kemudian kategori Ganda Campuran yang dimainkan Serka Rega Belledina dan Serka Dinar, Terakhir, capaian itu diraih Ganda Putri yakni Serka Rega Belladina perpasangan dengan serda (K) Cicha Rizqi Alifiah.
Turnamen terbuka tenis meja yang diikuti oleh kontingen negara-negara partisipan UNIFIL. Selain Indonesia, perhelatan itu juga menampilkan permainan atlet asal Malaysia, Korea, China, Italy, Tanzania, Nepal, Serbia, Polandia, India, Lebanon, Srilangka, Francis, dan Zambia.
Baca Juga: 2.313 Personel Gabungan TNI-Polri Akan Amankan Idul Adha di Jakarta
Komandan Satuan tugas TNI Kontingen Garuda/UNIFIL Kolonel Inf Syafruddin menyampaikan, keikutsertaaan prajurit Indonesia dalam turnamen tim tenis meja sekaligus dalam rangka membina hubungan baik dengan kontingen UNIFIL lainnya.
"Selamat atas keberhasilan tim tenis meja kontingen Garuda atas prestasi yang di perolehnya," kata Syafruddin. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































