Kontingen Garuda Peringati Peacekeepers Day di Lebanon

Jakarta, IDM - Kontingen Garuda yang bertugas sebagai peacekeepers, mengikuti upacara peringatan Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB (Peacekeepers Day) ke-75 di Markas Besar United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), Naqoura, Lebanon, Senin (29/5).
Mengutip keterangan Puspen TNI, Selasa (30/5), Peacekeepers Day, yang diperingati setiap 29 Mei digelar untuk menghormati dedikasi dan keberanian penjaga perdamaian.
Selain itu, Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB tersebut juga diperingati untuk menghargai mereka yang kehilangan nyawa dalam misi perdamaian.
Dihadiri oleh pejabat kenegaraan Lebanon, Kontingen Garuda menghadiri upacara bersama perwakilan negara lain dengan jumlah total peserta sebanyak 1000 orang.
Force Commander Mayor Jenderal Aroldo Lazaro mewakili Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyampaikan penghormatan dan rasa bangga atas dedikasi, kesungguhan, dan pengabdian kepada seluruh personel penjaga perdamaian di seluruh misi yang ada di dunia.
Baca Juga: Asops TNI Cek Persiapan Operasi Satgasmar PAM Puter XVII Wilayah Barat
"Terutama bagi mereka yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk terciptanya perdamaian secara universal," katanya.
Pecahnya perang antara Arab dan Israel pada 1948 disebut sebagai cikal bakal ditetapkannya Peacekeepers Day. Saat itu, United Nations Truce Supervision Organisation (UNTSO) terjun sebagai pasukan penjaga perdamaian pertama. Situasi yang kala itu terjadi pada 29 Mei akhirnya dideklarasikan menjadi Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































