Kondisi Terkini Pasukan TNI di Lebanon Selatan

Jakarta, IDM – Markas Besar (Mabes) TNI mengungkapkan kondisi terkini seluruh pasukan TNI yang bertugas di Lebanon bagian selatan, dalam keadaan aman.
"Seluruh pasukan dalam keadaan aman, melakukan kegiatan sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Force Commander UNIFIL," ungkap Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Hariyanto, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (11/10).
Baca Juga: Marinir Uji Fungsi Amunisi HESH-T pada Tank PT-76 di Situbondo
Hariyanto juga menyampaikan status prajurit TNI, yakni Pratu (Mar) Eggy Arifiyanto dan Praka Nofrian Syah Putra yang terluka karena menjadi sasaran tembak militer Israel (IDF) saat keduanya berjaga di Naqoura, Lebanon, Kamis (10/10) kemarin.
"Status kedua prajurit TNI mengalami luka ringan dalam peristiwa tersebut. (Keduanya) merupakan bagian dari pasukan perdamaian PBB (UNIFIL) di bawah mandat UN nomor 1701," jelas Hariyanto.
Adapun lebih dari 1.000 prajurit TNI saat ini tersebar di beberapa daerah di Lebanon untuk melaksanakan misi perdamaian bersama UNIFIL.
Baca Juga: Yonif 328 Harumkan Nama Indonesia di Ajang Orienteering Internasional
Mereka bertugas di berbagai satuan UNIFIL, di antaranya Maritime Task Force (MTF), Satgas Batalyon Mekanis TNI (INDOBATT), Satgas Pendukung Markas atau Force Headquarter Support Unit (FHQSU), Satgas Indo Force Protection Company (FPC), Satgas Koordinasi Sipil-Milite atau Civilian Military Coordination (CIMIC) TNI, Satgas Military Community Outreach Unit (MCOU), dan Satgas Level 2 Hospital.
Sebagian besar prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL beroperasi di darat, sedangkan Satgas MTF menjalankan tugasnya di laut. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































