Komitmen Kemhan Dukung Pengembangan Industri Pertahanan Dalam Negeri

Jakarta, IDM - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto menuturkan, kemandirian industri pertahanan (indhan) sangat penting dalam mewujudkan sistem pertahanan negara yang kuat, maju, dan mandiri.
"Kemandirian industri pertahanan juga untuk mewujudkan pergeseran kebijakan dari belanja pertahanan, menjadi investasi pertahanan," kata Donny saat pembukaan forum tematik Bakohumas 2022 dikutip dari laman Kemhan, Rabu (12/10).
Pergeseran kebijakan adalah tujuan jangka panjang. Dirancang secara sistematis dan dijalankan secara konsisten dengan melakukan adopsi serta inovasi teknologi militer mutakhir. Hal ini juga sebagai langkah nyata dalam modernisasi pertahahan.
"Dengan mempertimbangkan terobosan pengelolaan ekonomi dan investasi pertahanan sehingga Indonesia dapat lebih mandiri dalam industri pertahanan," jelasnya.
Donny juga berharap, kerja sama dan peran serta dari para insan humas kementerian dan lembaga dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait penyelenggaraan "Indo Defence Expo dan Forum 2022 pada 2-5 November 2022" di JIExpo Kemayoran, Lanud Halim Perdanakusuma, dan Pondok Dayung.
"Kami mengundang para insan humas kementerian dan lembaga untuk berkunjung dan berperan serta sedapat mungkin memanfaatkan produk industri pertahanan dalam negeri demi kemandirian industri pertahanan Indonesia," pungkasnya. (at)
Hankam

KSAD dan Pangkostrad Sambangi Mabes Polri, Ada Apa?
KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita didampingi Pangkostrad Letjen TNI Iwan Setiawan menyambangi Mabes Polri untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































