HANKAM

Komisi I Besok Akan Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi menyematkan lencana kepada KSAD Jenderal Agus Subiyanto, Rabu (25/10/2023), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Dok. Humas Setkab/Rahmat)

Jakarta, IDM - Ketua Komisi I DPR RI, Meutia Hafid menyebut rangkaian fit and proper test untuk calon panglima TNI akan dimulai besok, Jumat, (10/11/2023) dengan agenda verifikasi administrasi.

"Jadi calon panglima diharapkan melengkapi daftar riwayat hidup, NPWP, KTP, kartu keluarga, KMD LHKPN tahun 2022, kmd SPT Pajak tahun 2022 dan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah. Ini kita lakukan esok 1 hari penuh di hari Jumat," kata Meutia di Senayan, Kamis, (9/11).

Untuk verifikasi administrasi ini lanjut Meutia hanya dilakukan internal di Komisi I saja jadi tidak perlu harus kedatangan langsung dari calon tunggal untuk menberikan berkas.

Baca Juga: Amankan Pemilu di Papua, Kodam Cendrawasih Kerahkan 89 Unit Alutsista

"Jadi diterima dari pukul 10 pagi sampai sore atau sampai apapun diperlukan untuk melengkapi, besok harus lengkap semu data-data yang tadi saya sebutkan, supaya Senin itu kita bisa langsung mendengarkan paparan dari calon panglima. Dan, tidak wajib, kalau beliau datang bisa, tidak datang juga bisa, tapi nanti sebelum rapat dimulai, akan melihat kelengkapan, kita memeriksa kelengkapan dari administrasi," kata Meutia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI. Hal ini dipastikan Ketua DPR Puan Maharani lewat surat presiden (surpres) yang dikirimkan.

“Saya akan mengumumkan calon pengganti dari Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, nama yang diusulkan oleh Presiden adalah Jenderal TNI Agus Subiyanto yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat,” kata Puan seperti dikutip dari Antara, Selasa, (31/10/2023).

Baca Juga: Brigjen Ridwan Resmi Jabat Kadisbintalad yang Baru

Jenderal Agus Subiyanto diusulkan sebagai calon Panglima TNI untuk menggantikan Laksamana TNI Yudo Margono yang akan pensiun. Sesuai aturan undang-undang, menurut Puan, presiden harus menyampaikan usulan nama Panglima TNI baru kepada DPR.

“Bahwa Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono akan memasuki masa pensiun yang sesuai dengan aturannya, yaitu pada tanggal 26 November, sesuai hari kelahiran beliau,” jelas Puan. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.