Komandan Korps Marinir Korsel Kunjungi Markas Marinir Cilandak, Tinjau Tank Amfibi LVT-7

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir Korea Selatan Letnan Jenderal Kim Gye-hwan melaksanakan kunjungan kerja di Kesatrian Marinir Hartono Cilandak, Jakarta, Kamis (6/7).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Jumat (7/6), kedatangan Gye-hwan disambut langsung oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah beserta seluruh pejabat utama Korps Marinir dan Pasmar 1.
Baca Juga: Asops KSAL: Perwira Korps Pelaut Harus Responsif dengan Kemajuan IPTEK
Gye-hwan melakukan tour facility di markas petarung Marinir Cilandak. Di sepanjang rute, Gye-hwan dan rombongan melihat langsung aktivitas keseharian prajurit, seperti latihan halang rintang, gun drill artileri Marinir, menembak senapan dan pistol serta renang militer.

Dalam kesempatan tersebut, Gye-hwan melihat secara langsung alat utama sistem persenjataan (alutsista) Korps Marinir Indonesia, yakni kendaraan tempur (ranpur) tank amfibi LVT-7 yang notabenenya adalah alutsista dari Korps Marinir Korea Selatan.
Baca Juga: Wujud OMSP, Danlanud SMH Siapkan Dukungan dan Fasilitas Penerbangan Untuk Kunker Wapres di Sumsel
Gye-hwan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik oleh Korps Marinir. Ia mengaku sangat kagum dan bangga dengan prajurit Marinir Indonesia.
"Semoga kunjungan ini akan meningkatkan persaudaraan kita sehingga dapat bekerja sama dengan baik antara Korps Marinir Korea Selatan dan Korps Marinir Indonesia yang selama ini sudah berjalan dengan baik," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































