HANKAM

Komandan Kapal Perang Jerman Berkunjung ke KRI Sultan Iskandar Muda-367

Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah dan Komodor Meyer Brenkhof.
Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P Unifil Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah menerima kunjungan komandan kapal perang Jerman FGS Brandenburg F-215, Komodor Meyer Brenkhof, di Lebanon. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang merupakan unsur Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-P Unifil, menerima kunjungan Komandan FGS Brandenburg F-215 Komodor Meyer Brenkhof bersama pejabat eksekutif Komodor Momberg, di Lebanon, Rabu (7/5).

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P Unifil Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah, mengungkapkan dalam pertemuan tersebut TNI AL dan Angkatan Laut Jerman membahas peningkatan pengembangan kapasitas (capacity building).

Baca Juga: Panglima TNI Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah Prajurit Korban Ledakan Munisi

"Kedua pihak sepakat meningkatkan capacity building melalui latihan bersama dan program interaksi antar-unsur MTF," ungkap Annurullah yang juga selaku Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367, dikutip dari laman TNI AL, Rabu (14/5).

Usai menerima kunjungan komandan FGS Bradenburg F-215, Annurullah melanjutkan kegiatan diplomasi dengan mengunjungi kapal perang Bangladesh BNS Sangram F-113 yang tengah sandar di Pelabuhan Beirut, Lebanon. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kapten Suman beserta sejumlah perwira staf.

"Kedua pihak berbagi informasi perkembangan situasi terkini, pengalaman mengenai tantangan dan peluang selama menjalankan misi di area operasi maritim hingga melakukan tur kapal sebagai wujud nyata sinergi antar-unsur MTF," jelas Annurullah.

Baca Juga: Jupiter Aerobatic Team Siap Unjuk Aksi di LIMA 2025 Malaysia

Menurutnya, berbagi informasi antar-komandan unsur kapal perang MTF sangat penting dalam menciptakan TNI yang responsif dan adaptif terhadap dinamika situasi di wilayah misi.

"Dengan diadakan pertemuan ini diharapkan dapat menciptakan suatu ikatan yang baik sehingga ke depannya unsur MTF akan lebih mudah dalam berkoordinasi dan bekerja sama," ujarnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.