Jupiter Aerobatic Team Siap Unjuk Aksi di LIMA 2025 Malaysia

Jakarta, IDM – Jupiter Aerobatic Team (JAT) siap unjuk aksi dalam Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2025 yang berlangsung di Mahsuri International Exhibition Centre (MIEC), Pulau Langkawi, Malaysia pada 20 hingga 24 Mei 2025.
The Jupiters yang biasa melakukan manuver dan atraksi udara dengan pesawat KT-1B Woong Bee akan menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan LIMA'25.
Baca Juga: Calon Awak KRI Brawijaya-320 Jalani Pelatihan Operasional PPA di Italia
Keberangkatan JAT menuju Malaysia dilepas langsung oleh Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Arif Mustofa di Wing Udara I Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (13/5). Dalam arahannya, Arif menekankan pentingnya menjaga kesiapan fisik, mental, serta budaya keselamatan (safety) dalam setiap pelaksanaan misi.
Dankodiklatau juga menyampaikan pesan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono agar para personel yang terlibat dalam misi ini dapat menjaga keselamatan, reputasi serta nama baik TNI AU di mata dunia

Dalam perjalanan menuju Langkawi, JAT singgah di sejumlah pangkalan udara TNI AU di antaranya Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang; Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru; dan Lanud Soewondo, Medan. Rombongan dijadwalkan tiba di Langkawi International Airport pada Rabu (14/5).
Baca Juga: Tuai Pro dan Kontra, Berikut 8 Ruang Lingkup Kerja Sama TNI-Kejagung
Dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Rabu (14/5), dijelaskan bahwa delapan pesawat KT-1B Woong Bee diterbangkan oleh 16 personel, termasuk Marsma TNI Toto Ginanto, sebagai supervisor; Kolonel Pnb Frando L.H. Marpaung sebagai Mission Commander; Letkol Pnb Habibi (Jupiter 1/Flight Leader), beserta formasi lengkap Jupiter 1 hingga 7; safety officer; VCP; serta tim public relation.
“Selain delapan pesawat KT-1B Woong Bee, dua pesawat Hercules juga diberangkatkan sebagai tim advance dan tim support untuk mendukung kebutuhan logistik serta teknis JAT selama mengikuti LIMA 2025,” bunyi keterangan Dispenau. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































