Kolonel Inf Wimoko Resmi Jabat Komandan Grup A Paspampres

Jakarta, IDM - Komandan Paspampres Mayor Jenderal TNI Achiruddin memimpin acara serah terima jabatan Komandan Grup A Paspampres di GOR Satria Mako Paspampres Jl Tanah Abang 2 No 6 Jakarta Pusat, Selasa(19/13) kemarin.
Tongkat estafet kepemimpinan ini pindah dari Brigjen TNI Faisol Izuddin Karimi kepada Kolonel Inf Wimoko.
Baca Juga: Kronologi TNI AL Tangkap Kapal Pembawa 56 PMI Ilegal di Asahan
Dilansir dari keterangan Penkopassus, awal Januari 2023 lalu Kolonel Inf Wimoko dilantik menjadi Aspers Kopassus dan sebelumnya ia menjabat sebagai Dosen Madya Seskoad TNI AD.
Sementara itu, Brigjen TNI Faisol Izuddin yang baru saja naik pangkat satu bintang akan menjadi Danrem 061/Surya Kencana Bogor Kodam III/Siliwangi).
Baca Juga: Danpussenarmed: Jika Kau Mendambakan Perdamaian Bersiap-siaplah Hadapi Perang
Turut hadir dalam acara tersebut, Wadan Paspampres beserta para pejabat di jajaran Paspampres dan Ketua IKKT Pragati Wira Anggini Cabang BS II Paspampres beserta pengurus. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































