Kolonel Charles Alling, Perwira Kopassus Mantan Komandan Termuda TNI AD yang Pecah Bintang

Jakarta, IDM – Sebanyak 42 jabatan perwira tinggi (pati) mengalami mutasi hingga rotasi lewat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI tertanggal 31 Juli 2025.
Salah satu perwira yang diangkat adalah Kolonel (Inf) Charles Yohannes Alling. Perwira Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD ini naik jabatan dari Kepala Bagian Dukmin dan Protmen Ro TU dan Protokol Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan menjadi Kepala Biro Tata Usaha dan Protokol Setjen Kemhan RI.
Charles Alling menggantikan Brigjen Rio Hendrawan Alin Putra yang menjadi dosen tetap Universitas Pertahanan RI.
Baca Juga: Mengenal Mayjen TNI Kosasih Mantan Sekretaris Militer Presiden Kini Jabat Pangdam Siliwangi
Dengan demikian, Charles Alling akan naik pangkat, dari perwira menengah berpangkat Kolonel menjadi perwira tinggi berpangkat Brigjen.
Mantan komandan termuda TNI AD
Charles Alling pernah menjadi komandan termuda matra darat. Saat itu, ia menjabat Komandan Satuan (Dansat) 81 Kopassus pada akhir Februari 2023.
“Proses rotasi ini sekaligus menasbihkan Letkol (Inf) Charles Alling yang sebelumnya menjabat sebagai Wadansat 81 Kopassus, sebagai komandan termuda di TNI AD,” tulis siaran pers Pusat Penerangan (Puspen) TNI saat itu.
Sejak awal tergabung dalam satuan elite Kopassus, perwira lulusan Akademi Militer (Akmil) 2001 itu telah mendulang banyak prestasi yang meningkatkan kredibilitas Kopassus dan TNI AD.
Charles Alling terlibat dalam berbagai tugas operasi dalam negeri, di antaranya pembebasan sandera di Tembaga Pura dan operasi khusus Nemangkawi. Sementara tugas operasi luar negerinya menjadi pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Baca Juga: 1274 Capratar Akademi TNI dan 350 Cabhatar Akpol Ikuti Pendidikan Dasar
Charles Alling meraih banyak penghargaan, baik di tugas operasi maupun kedinasannya. la pernah dinobatkan sebagai Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) terbaik pada 2021, sekaligus pemenang lomba Binsat pada tahun yang sama.
Ia juga menjadi juara Karlis TNI berturut-turut dari tahun 2018-2021. Hingga puncaknya, Charles Alling meraih Pisau Komando Perak yang merupakan penghargaan tertinggi bagi prajurit Kopassus.
Charles Alling merupakan mantan tim bravo. Dalam ajang KTT G20 tahun 2020, Charles Alling terpilih sebagai salah satu dari 13 perwira muda TNI AD yang terlibat dan ditunjuk langsung Luhut Binsar Pandjaitan karena prestasinya. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































