Kolonel Amril Hairuman Tehupelasury, Prajurit Kopassus Pimpin HUT Ke-80 RI di Istana Merdeka

Jakarta, IDM – Upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia di Istana Merdeka berlangsung penuh hikmat.
Di balik semua itu, ada sosok seorang prajurit Kopassus turut andil dalam mengawal kesuksesan kegiatan tersebut.
Baca Juga: Jelang HUT Ke-80 RI, Satgas Pamtas dan Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih di Pegunungan Bintang
Adalah Wakil Komandan Grup 1 Kopassus, Kolonel Inf Amril Hairuman Tehupelasury yang bertindak sebagai Komandan Upacara sukses memimpin upacara dengan lancar.
Respons positif diberikan kepada Amril. Lewat postingan instagram milik Kopassus @penkopassus, dilihat, Minggu (17/8) dedikasi Amril ini sebagai penghormatan tertinggi untuk para pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan Kemerdekaan Indonesia.
"Prajurit Kopassus akan selalu memberikan karya terbaiknya, menjadi Garda Terdepan dalam Mengawal Merah Putih untuk tetep berkibar di langit tertinggi Indonesia," tulis Penkopassus.
Baca Juga: HUT RI ke-80 di Papua, TNI dan Rakyat Teguhkan Sikap Tolak OPM
Amril merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 2002. Dia tercatat pernah menjabat sebagai Dandim 1414 Tana Toraja.
Lalu, dia juga pernah mengemban tugas sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TNI Kontingen Garuda XXVI L2 UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon) tahun 2020. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































