HANKAM

HUT RI ke-80 di Papua, TNI dan Rakyat Teguhkan Sikap Tolak OPM

TNI
Penandatanganan sikap bersama TNI dan masyarakat menolak OPM. (Foto: Yonif 700)

Jakarta, IDM – Momentum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNI dan masyarakat di Kampung Tuanggi, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak meneguhkan sikap menolak Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Dilansir dari keterangan Penyonif 700/WYC, momen ini dimulai dengan upacara peringatan kemerdekaan dilanjutkan dengan penandatanganan sikap bersama oleh perwakilan masyarakat dari Kampung Tuanggi I, Tuanggi II, Yakimaki, dan Mundidok.

Dalam pernyataannya, mereka menegaskan dukungan penuh terhadap kehadiran TNI di wilayah mereka, sekaligus menolak segala bentuk keberadaan dan pengaruh OPM di kampung mereka.

Baca Juga: Harumkan Indonesia, Kapten Czi Idham Prabowo Raih “Honor Graduate Award” di Filipina

Komandan Pos Titik Kuat Kugibur, Lettu Inf Rahmadanu menyampaikan rasa bangganya atas semangat masyarakat dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa.

“Hari ini masyarakat menunjukkan dengan jelas bahwa Merah Putih tetap berkibar di tanah Gome Utara. Kebersamaan TNI dan rakyat adalah kunci untuk menjaga keamanan dan membangun Papua yang lebih baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Distrik Gome Utara, Bapak Joni Murib, menilai kegiatan upacara kemerdekaan ini sebagai bukti nyata bahwa masyarakat di Gome Utara cinta NKRI.

Baca Juga: Jelang HUT Ke-80 RI, Satgas Pamtas dan Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih di Pegunungan Bintang

“Kami senang sekali bisa merayakan HUT RI bersama TNI. Ini bukti bahwa masyarakat Gome Utara berdiri bersama bangsa Indonesia dan menolak segala bentuk gangguan yang ingin memecah belah kami,” ujarnya.

Upacara HUT RI ke-80 di Kampung Tuanggi bukan hanya menjadi simbol peringatan kemerdekaan, tetapi juga menegaskan tekad masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memperkokoh kehadiran Negara Kesatuan Republik Indonesia di Tanah Papua. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.