HANKAM

Kodiklatal Cetak Prajurit Andal Lewat Lattek Pelayaran Gabungan WJY 23

Lattek Pelayaran Gabungan WJY 23
Pelepasan satgas Lattek Pelayaran Gabungan WJY 23. (Foto: Dok. Dispen Kodiklatal)

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AL (Kodiklatal), Letjen TNI Marinir Nur Alamsyah melepas Satuan Tugas (Satgas) Latihan Praktek (Lattek) Pelayaran Gabungan Wira Jala Yudha (WJY) 23 di Surabaya, Jumat (3/1).

Mengutip keterangan dari Dinas Penerangan Kodiklatal pada Sabtu (4/1), satgas berjumlah total 112 prajurit akan mendampingi 897 siswa Kodiklatal untuk berlayar menggunakan KRI Makassar (MKS)-590 dan KRI Teluk Ende (TLE)-517 dari Dermaga Koarmada II menuju Dermaga Lanal Banyuwangi.

Baca Juga: Detik-detik Prajurit TNI AD Bekuk Pelaku Begal di Medan

Adapun Lattek berlangsung selama enam hari, yakni pada 3-9 Januari 2025. Latihan ini digelar untuk mengaplikasikan berbagai teori seputar Peraturan Dinas Dalam (PDD) Khas TNI Angkatan Laut saat KRI berlayar.

Sejumlah materi tersebut meliputi gambaran tentang tugas-tugas di kapal serta mengenalkan peran-peran saat kapal berlayar dan bertempur dalam operasi laut, sesuai korps dan strata kepangkatannya.

Nur Alamsyah berpesan kepada para siswa kodiklatal yang mengikuti Lattek WJY 23 agar melaksanakan rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh.

Baca Juga: Konsep Peperangan Berubah, TNI AL Akan Perbanyak Alutsista Tanpa Awak

"Baik mengikuti pelajaran di kapal saat berlayar, maupun latihan pendaratan amfibi khusus untuk siswa Korps Marinir di Pantai Banongan," tutur Nur Alamsyah.

Adapun selama di Dermaga Lanal Banyuwangi, Satgas WJY 23 akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti olah raga bersama; penanaman mangrove di Pantai Cemara dan promosi di sekolah menengah atas di Banyuwangi. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.