HANKAM

Kodam II/Sriwijaya Terima Ransus Maung MV3 Tiga Varian dari Spartan hingga Jelajah

Ransus Maung MV3.
Kodam II/Sriwijaya menerima kendaraan khusus (Ransus) dari Kementerian Pertahanan. (Foto: Dok. Pendam II/Sriwijaya)

Jakarta, IDM – Kodam II/Sriwijaya menerima kendaraan khusus (Ransus) dari Kementerian Pertahanan. Kendaraan ini secara simbolis diserahkan oleh Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis di Lapangan Apel Makodam II/Swj Palembang beberapa waktu lalu.

Total ada 47 Ransus yang sebanyak 43 unit diserahkan kepada satuan jajaran Kodam II/Sriwijaya, 3 unit untuk Puslatpur Kodiklatad dan 1 Unit untuk Yonzikon 12/KJ.

Baca Juga: Perkuat Kerja Sama, RI-Vietnam Akan Laksanakan Pertukaran Delegasi Militer

Ujang mengatakan bahwa Ransus Maung MV3 merupakan kendaraan operasional Produksi Dalam Negeri yang dirancang untuk mendukung Operasi Militer maupun Non Militer.

Ia menyebut penyerahan kendaraan khusus ini merupakan bagian dari program modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI AD, khususnya di wilayah Kodam II/Sriwijaya.

"Maung MV3 merupakan inisiasi bapak Presiden RI Prabowo Subianto saat beliau menjabat sebagai Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif Nasional. Ide inovasi dan arahan Presiden RI terkait kendaraan taktis dan kendaraan operasional diwujudkan PT. Pindad melalui hadirnya Maung yang terus dikembangkan", ungkap Ujang.

Baca Juga: Mahasiswa Poltekad TNI AD Tulis 100 Buku, Isinya Inovasi dan Hasil Riset

Lebih lanjut, Ujang mengatakan kendaraan ini tersedia berbagai varian yakni, Maung MV3 Tangguh atau Spartan, Maung MV3 jelajah yang dilengkapi dengan atap Soft Top dan Maung MV3 Komando yang dilengkapi dengan atap Hard top.

Kendaraan ini memiliki beberapa keunggulan utama diantaranya, ketangguhan mobilitas tinggi diberbagai medan termasuk kondisi ekstrem off road, dapat di persenjatai dengan senapan mesin kaliber 7,62 mm untuk mendukung operasi tempur, serta memiliki desain modular, yang memungkinkan konfigurasi lebih fleksibel sesuai kebutuhan operasional. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.