Koarmada III Kerahkan KRI Mata Bongsang-873 Angkut Bantuan Korban Gempa Jayapura

Jakarta, IDM - Komando Armada (Koarmada) III memberangkatkan KRI Mata Bongsang-873 yang mengangkut bantuan untuk korban gempa di Jayapura, Selasa (14/2).
"Misi pengiriman bantuan tersebut diangkut menggunakan KRI Mata Bongsang-873 yang dikomandani Mayor Laut (P) Eben HM Siagian dari unsur Satrol Lantamal X Jayapura," kata Pangkoarmada III Laksamana Muda TNI Agus Hariadi dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Rabu (15/2).
Misi sosial ini diawali embarkasi bahan bantuan yang didapatkan melalui pos komando di tiga tempat di Kabupaten Sorong yang dibentuk di bawah kordinator Dispotmar Koarmada III.

Selanjutnya, KRI Mata Bongsang-873 akan diberangkatkan dari dermaga Lantamal XIV Sorong dan diperkirakan akan tiba di Jayapura dalam dua hari kedepan dengan waktu tempuh pelayaran kurang lebih selama 50 jam.
Bantuan sosial berasal dari Koarmada III, Dinas Sosial Pemda Kabupaten Sorong dan dari 18 lembaga swadaya masyarakat Kabupaten Sorong dan sekitarnya serta berasal dari beberapa paguyuban kemasyarakatan kota maupun Kabupaten Sorong.
Beberapa bantuan yang terhimpun melalui Posko Koarmada III Peduli berupa sembilan bahan pokok (sembako), seperti beras, mie instan, air mineral kemasan, dan pakaian layak pakai.
"Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat Sorong dan sekitarnya yang bersinergi mendukung dan membantu pemerintah mengatasi situasi dan kondisi masyarakat yang sedang berduka," ucap Agus. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































