HANKAM

Koarmada I Kirim KRI Bung Tomo untuk Latihan di Perairan Vietnam

Kaskoarmada I Laksamana Pertama Haris Bima Bayuseto
Kaskoarmada I Laksamana Pertama Haris Bima Bayuseto memeriksa kesiapan KRI Bung Tomo-357 di Batam, Senin (12/8). (Foto: Dok. Dispen Koarmada I)

Jakarta, IDM – Koarmada I mengerahkan satu unit kapal patroli lepas pantai jenis korvet, yakni KRI Bung Tomo-357 untuk mengikuti latihan bersama (latma) Codex 24B dengan Angkatan Laut Rakyat Vietnam.

Kadispen Koarmada I Letkol Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengatakan latihan bersama terkoordinasi tersebut dijadwalkan berlangsung selama 6 hari, yaitu 19-24 Agustus yang akan digelar di Perairan Vietnam.

"Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kerja sama militer antara kedua angkatan laut," kata Yoni dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Rabu (14/8).

Baca Juga: Jembatan Naga Karimata Kado Kemerdekaan dari TNI untuk Perbatasan

Sebelumnya, Kepala Staf Koarmada (Kaskoarmada) I Laksamana Pertama Haris Bima Bayuseto didampingi Komandan KRI Bung Tomo Letkol Laut (P) Dedi Gunawan Widyatmoko meninjau kesiapan kapal yang tengah sandar di dermaga Batu Ampar, Batam, Senin (12/8) lalu.

Pada kesempatan tersebut, Yoni mengungkapkan Kaskoarmarda I memeriksa secara langsung kondisi kapal, termasuk alat utama sistem persenjataan (alutsista), anjungan, alat pemadam kebakaran, kebersihan kapal serta kesiapan para prajurit.

KRI Bung Tomo-357
KRI Bung Tomo-357 gelar uji penembakan senjata dan amunisi di Perairan Timur Tanjung Datu, Selasa (13/8). (Foto: Dok. Dispen Koarmada I)

Uji penembakan senjata dan amunisi

Untuk memantapkan persiapan menjelang latihan bersama dengan Angkatan Laut Rakyat Vietnam, KRI Bung Tomo juga menggelar uji penembakan di Perairan Timur Tanjung Datu dengan penggunaan beragam senjata dan amunisi.

Baca Juga: Jelang Super Garuda Shield 2024, Marinir Siapkan Kendaraan Tempur BMP-3F

Yoni mengungkapkan, sejumlah jenis persenjataan digunakan dalam uji penembakan oleh kapal korvet tersebut antara lain meriam 76mm, 30mm, 12,7mm serta senjata ringan (senri) SS2, M4, dan pistol G2 Combat.

"Latihan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit dalam mempertahankan Laut Nusantara dari ancaman pada masa mendatang," ungkapnya.

Mengenal latihan bersama Codex

Adapun latihan bersama Codex pertama kali digelar pada 2022 di perairan Batam dan Bintan, Kepulauan Riau. Latihan bersama terkoordinasi ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama yang disepakati angkatan laut negara pada 2021.

Baca Juga: Komando Tugas Gabungan Amfibi dan Pertahanan Pantai Susun Rencana Operasi Latihan Armada Jaya 2024

Kala itu, dalam latihan yang menggunakan sandi Codex 22B-I, TNI AL juga mengerahkan KRI Bung Tomo untuk berlatih bersama kapal perang Vietnam HQ 012-Ly Thai To.

Indonesia dan Vietnam berbagi wilayah perairan di Laut China Selatan, yang mana untuk bagian selatan Laut China Selatan masuk dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesia yang saat ini disebut sebagai Laut Natuna Utara. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.